12 Anggota Satgas Mafia Tanah Pusat Datang ke Pekanbaru
DPRD: Saatnya Bongkar Permainan Oknum di Lahan Sudirman

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Selasa, 25 November 2025 - 16:06 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  baranewsriau.com – Temuan ketidakberesan pengelolaan lahan di jantung Kota Pekanbaru akhirnya membawa perhatian pemerintah pusat. Setelah menerima laporan resmi dari Komisi IV DPRD Pekanbaru, 12 anggota Tim Satgas Mafia Tanah Pusat dipastikan turun langsung ke ibu kota Provinsi Riau pekan ini. Minggu (23/11/2025).

Kepastian kedatangan tim investigasi gabungan, berasal dari 9 personel Kejaksaan Agung RI dan 3 pejabat Kementerian ATR/BPN telah diterima DPRD melalui surat resmi.

Langkah ini dianggap sebagai titik balik penting dalam upaya membongkar dugaan permainan oknum di balik penerbitan sejumlah sertifikat lahan strategis di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di samping Koki Sunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, tim sudah mengonfirmasi. Ada 12 orang yang akan turun ke Pekanbaru. Mereka akan langsung bekerja di lapangan dan meminta penjelasan resmi dari BPN Pekanbaru maupun Kanwil BPN Riau,” tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  SMA Negeri 9 Pekanbaru Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Bencana di Sumatera Barat

Dugaan Sindikat: Tujuh Sertifikat di Atas Satu Lahan

Kasus yang menjadi pintu masuk pemeriksaan ini adalah lahan seluas 6 hektar dengan tujuh sertifikat hak milik (SHM) yang diterbitkan BPN Pekanbaru. Fakta ini ditolak oleh ahli waris pemilik sah awal, Rusdi dan Arman, yang merasa hak mereka telah diambil melalui praktik yang tidak transparan.

Laporan ahli waris tersebut kemudian diteruskan oleh Komisi IV ke Kementerian ATR/BPN dan Satgas Mafia Tanah Kejagung beberapa waktu lalu. Temuan awal inilah yang mendorong pemerintah pusat turun langsung.

“Kami berharap kedatangan tim pusat bisa membuka tabir permainan mafia tanah yang selama ini meresahkan masyarakat. Saatnya sindikat ini diungkap terang-benderang,” ujar Zulfan.

Satgas Siap Telusuri Dokumen dan Lokasi

Menurut DPRD, tim pusat nantinya akan memeriksa seluruh berkas, memverifikasi proses penerbitan sertifikat, dan meninjau langsung lokasi. Selain itu, mereka akan meminta klarifikasi rinci dari pejabat terkait di BPN Pekanbaru dan Kanwil BPN Riau.

Baca Juga :  Ini Kata Lidya, Ketua PWDPI Riau Ke Danlanud Dalam Silaturahminya Jelang Pelantikan

Komisi IV memastikan seluruh dokumen pendukung telah disiapkan. “Selama tim bekerja di Pekanbaru, seluruh data akan kami buka agar proses hukum berjalan terang dan adil, terutama untuk pemilik sah yang dirugikan selama bertahun-tahun,” kata Zulfan.

DPRD Minta Tidak Ada Izin Baru di Lahan Sengketa

Untuk mencegah ada gerakan lain yang berpotensi memperkeruh situasi, DPRD juga telah menyurati DPM-PTSP Kota Pekanbaru.

Surat tersebut berisi permintaan agar tidak ada izin atau rekomendasi apa pun yang diterbitkan di atas lahan yang sedang berproses hukum.

“Kita minta semua dihentikan sementara. Jangan sampai ada izin baru yang justru semakin merugikan pemilik sah lahan. Kasus ini harus tuntas dulu sesuai hukum yang berlaku,” tegas Zulfan.

 

Sumber: Gilangnews.com

(Ros.H)

Berita Terkait

Kita Lawan Narkoba Bersama! Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Jangan Sampai Panipahan Terulang
Komitmen Berantas Narkoba, Polda Riau Musnahkan Barang Bukti dari 7 Kasus Besar
Ditlantas Polda Riau dan Gerkatin Kolaborasi Tanam Pohon di Tepian Sungai Siak, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan 
Apel Pagi Jadi Momentum Kalapas Pekanbaru Tekankan Integritas dan Berantas Halinar
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi
Ditlantas Polda Riau: Police Goes To School di MAN 1 Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas dan Peduli Lingkungan
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan, Tegaskan Evaluasi Kamtibmas Pasca Aksi Ricuh
Panggung Gajah: Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:46 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polda Riau Musnahkan Barang Bukti dari 7 Kasus Besar

Selasa, 14 April 2026 - 00:34 WIB

Ditlantas Polda Riau dan Gerkatin Kolaborasi Tanam Pohon di Tepian Sungai Siak, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan 

Senin, 13 April 2026 - 22:48 WIB

Apel Pagi Jadi Momentum Kalapas Pekanbaru Tekankan Integritas dan Berantas Halinar

Senin, 13 April 2026 - 18:55 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:35 WIB

Ditlantas Polda Riau: Police Goes To School di MAN 1 Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas dan Peduli Lingkungan

Senin, 13 April 2026 - 10:16 WIB

Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan, Tegaskan Evaluasi Kamtibmas Pasca Aksi Ricuh

Minggu, 12 April 2026 - 11:59 WIB

Panggung Gajah: Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:17 WIB

Respons Cepat Anggota Ditlantas Polda Riau, Selamatkan Nyawa Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak 

Berita Terbaru