Oknum TNI dan Bigbos Ilegal Loging (Ipat) Lakukan Penyekatan Brutal Kepada Anggota Sendiri

SRI IMELDA

- Redaktur

Kamis, 21 Desember 2023 - 23:55 WIB

50643 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Baranewsriau.com – Diduga penyekatan warga desa tanah merah secara brutal yang di lakukan oleh oknum anggota TNI Inisial NND dan Bigbos Ilegaloging Ipat, menyalahi prosedur dan melawan hukum

Telah terjadi tindak pidana Penyekapan dan penahanan di dalam gudang kayu Olahan hasil Ilegal loging di rawa bening,

Menurut korban inisial YS yang merupakan warga desa tanah merah kecamatan siak hulu Kabupaten Kampar, ia selaku supir lansir kayu pecahan yang diduga hasil penebangan hutan lindung atau penampung hasil ilegal panggil saja Ipat bos, ia kecewa dan tertekan mental atas prilaku yang di lakukan bos tempat dia sendiri bekerja dan kawanannya oknum TNI inisial NND, selain di pres dengan pukulan oleh oknum TNI NND, korban juga kecewa atas prilakuan bigbos ilegal loging panggil saja Ipat nama akrabnya yang ikut serta bersama sama melakukan penyekapan dan merampas hak milik anggota dia sendiri berupa Henpone milik inisial YS selaku buruh supir mobil milik Ipat tersebut, sehingga sang istri menghempiaskan tangisannya di depan wartawan (tim) dengan penuh kesal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyekatan terjadi diperkirakan pada akhir bulan Nopember 2023, ucap istri korban inisial R, sekira pukul 20.00 wib malam di rumahnya.

Baca Juga :  Kita Lawan Narkoba Bersama! Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Jangan Sampai Panipahan Terulang

Istrinya sedikit ceritakan persoalan saat mobil truk pelansir kayu ilegaloging milik bigbos bernama Ipat di rampas oleh 5 orang colektor yang tidak di kenal korban, dengan alasan dirinya di hampiri oleh 5 orang mengaku Colektor

Sudah jatu ditipa tangga lagi, begitulah nasib yang dialami oleh buruh supir inisial YS tersebut dengan menghidupi 4 anak anak dan istrinya, ia juga meneteskan air mata di depan wartawan muaramars.com (tim), seroya berkata ” Toh selain dirinya di sekap dan dipres, YS mengaku bahwa bigbos dan pengawalnya dari oknum TNI inisial NND tersebut juga menelantarkan korban yang berkedok supir tersebut tampa di beri makan, lebih kurang 4 hari, ucap koraban YS

Dan istrinya mendatangi gudang Ipat ( Bigbos ) Kayu Ilegal loging tersebut, ahirnya korban selamat namun telpone seluler miliknya ditahan, dan makan atas belas kasihan oleh orang gudang kayu olahan milik Ipat, karena rekanannya kasihan, gaji diduga hasil ia bekerja di gudang di duga Ilegal loging tersebut yang juga makan gaji dan membelikan nasi bungkus untuk korban penyakapan saat itu, sementara anak dan istri korban cemas dan kwatir akibat suami selama 4 hari tidak ada kabar berita dan pulang kerumah,

Baca Juga :  Dalam Rangka HUT RI Ke-80, Polda Riau Gelar Lomba Cipta dan Baca Puisi

Setelah sang suami pulang dari penyekapan tangan Oknum TNI inisial NND dan bigbos Ilegal loging Ipat nama akrabnya merupakan Mapia ilegal, baru istri dapat kabar dari suaminya, bahwa dirinya di sekap di gudang kayu olahan diduga ilegal milik Haji Ipat

dan kayu yang di tumpukan di gudang berlokasi di rawa bening kota pekanbaru tersebut tersebut juga di gunakan untuk pembuatan konsen pintu rumah dan lain lain,

Korban katakan penyekapan terhadap dirinya di tempat ia bekerja yang di lakukan oleh NND Oknum TNI selaku Pengawal kayu Ilegal Loging milik Haji Ipat,

Saat di konfirmasi bigbos Ilegal Loging bernama Ipat ke no WhatsApp pribadinya No 0852-6599-8xx7, terkait penyekapan di gudang miliknya itu, ipat membenarkan itu ada dan itu sudah lama kejadiannya pak jelas ipat kepada tim wartawan. saat di tanyakan atas oknum TNI inisial NND yang mengawal kayu pecahan ia punya tersebut, ipat katakan sudah saya keluarkan pak, dia bukan kita pakai lagi jelas Haji Ipat ( Bos ) Gudang kayu olahan diduga Ilegal Loging hasil dari penumbangan kayu hutan lindung, Nauzubillaminzalik (MM)

Bersambung Jilid II

(tim pantang menyerah)

Berita Terkait

Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga
Di Hari Lahir Pancasila, KPU Riau Tegaskan Komitmen: Jaga Suara Rakyat dengan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan
Tebar Kepedulian di Hari Raya, Kapolri & Kapolda Riau Salurkan Kurban Lewat Ponpes UAS 
Produktif di Balik Jeruji: WBP Lapas Pekanbaru Buktikan Diri Lewat Senam dan Karya Musik 
Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Masjid Baitu Rohim Sembelih 8 Ekor Sapi, Warga Bandarraya Rayakan Idul Adha 2026 dengan Semangat Gotong Royong
Mushola Baitul Makmur Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 1447 H
Kuatkan Pendidikan Riau, PLT Gubri SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri  

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung 1 Hektar, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru