Kesedihan Warga Agam Berpisah dengan Polda Riau: Kampung Kami Terasa Sepi

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:11 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesedihan Warga Agam

Sumbar-Riau,  baranewsriau.com –  Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengakhiri misi kemanusiaan dalam penanganan bencana di Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, hari ini. Sejumlah warga merasa sedih karena harus berpisah dengan personel Polda Riau. Kamis (11/12/2025).

Sebelum mengakhiri misi tersebut, Polda Riau bersama ratusan warga dari beberapa nagari di Kecamatan Palembayan menggelar doa sekaligus perpisahan di Posko Bencana SMPN 03 Palembayan, pada Kamis (11/12/2025) malam. Momen ini berlangsung haru, beberapa warga menangis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur, Laila Safitri, menyampaikan terima kasihnya kepada Polda Riau yang telah membantu memulihkan kampungnya pasca-bencana galodo.

“Kami berterima kasih kepada Kepolisian Riau yang membantu kami untuk pemulihan kampung kami. Kami sangat-sangat berterima kasih atas bantuan kepolisian dan masyarakat khususnya Riau,” kata Laila.

Laila juga berterima kasih atas kehadiran Tim Trauma Healing Polda Riau yang membantu memulihkan psikis warga dan anak-anak. Sebelumnya, mereka merasakan trauma, terutama jika hujan tiba.

“Terima kasih untuk pemulihan dan untuk mengembalikan semangat anak-anak dan kami bisa melanjutkan kehidupan kami seperti biasa. Karena trauma yang meninggalkan kesan bagi kami. Sehingga kala hari hujan kami merasa takut,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Hari Lebaran, Personil Koramil 04/Kubu Intensif Patroli Keramaian.

Laila merasakan banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya Tim BKO Polda Riau di Agam.

Kehadiran Polda Riau telah mengembalikan keceriaan di kampungnya, sehingga Laila merasa kampungnya akan terasa sepi setelah ditinggal personel Polda Riau.

“Kami merasa sekarang kalau kepergian bapak ibu, kampung kami terasa sepi, karena kami tinggal kami saja lagi,” katanya sambil menangis.

Warga lainnya bernama Oskar yang juga Imam Masjid Nurul Huda Koto Alam menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Riau yang telah mengirimkan bantuan dalam pemulihan pasca-bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau yang telah mengirim personel kepolisian, polwan, kemudian tim trauma healing untuk berpartisipasi dalam bencana galodo Nagari Salareh Aia dan Nagari Salareh Aia Timur. Bahwa para personel yang bekerja keras untuk mencari, menyelesaikan, dan mengajak masyarakat bersama-sama mencari korban-korban yang tertimbun oleh lonsor tersebut,” kata Oskar.

Ucapan sama juga disampaikan oleh Abutasar. Ia menyampaikan terima kasih atas ketulusan Polda Riau yang membantu warga di Kampung Koto Alam yang terdampak galodo.

Baca Juga :  Awasi WNA Masuk Secara Ilegal, Personil Koramil 04/Kubu Swiping Pelabuhan.

“Semoga apa yang diberikan dan yang dilakukan Polda Riau dibalas oleh Allah SWT. Terima kasih atas semua bantuan Polda Riau terhadap kami, semoga nantinya menjadi hubungan silaturahmi di kemudian hari nanti tetap terjalin,” katanya.

Polda Riau telah menjalankan misi kemanusiaan selama 14 hari di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, wilayah yang terdampak paling parah bencana galodo.

Total 290 personel dikirim lengkap dengan peralatan taktis dan dapur umum lapangan (randurlap) untuk membantu penanganan pascabencana.

Polda Riau juga mengirimkan 7 alat berat untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan nagari pasca-bencana. Tak hanya itu, Polda Riau juga mengirimkan banyak bantuan logistik hingga 30 tangki air untuk pendistribusian air bersih.

Tak hanya melakukan pencarian korban bencana, personel BKO Polda Riau juga membantu pemulihan kampung dengan membersihkan lumpur dan material sisa galodo.

Polda Riau juga telah membuka sejumlah akses jalan di beberapa titik yang sempat terputus karena longsor.

 

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Kapolsek Panipahan Laksanakan Cooling Syistem Di Gereja HKBP Pasca aksi Demonstrasi, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif.
Dinas PUPR Rohil Turun Langsung ke Bagan Punak Pesisir, Tinjau Banjir Air Pasang yang Rendam Jalan Warga
Bupati Agam Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda Riau atas Bantuan Penanganan Bencana
Doa Bersama Tandai Dimulainya Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Teluk Meranti
Tingkatkan Hubungan Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Kubu Giat Komsos.
Polres Rohil Gelar Night Run 2026 Redam Ketegangan Pasca Aksi Unras Dengan Pendekatan Humanis.
Perkuat Keamanan Malam Hari, Polri Dan TNI Bersama Unsur Masyarakat Lakukan Patroli Cegah Pekat Hingga Narkoba.
Warga Sorot Dugaan Nepotisme PROYEK Catering PT BEP: Kades dan Ketua BPD Tanjung Peranap Disebut Libatkan Keluarga Atas Nama BUMDes

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:45 WIB

Kapolsek Panipahan Laksanakan Cooling Syistem Di Gereja HKBP Pasca aksi Demonstrasi, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif.

Minggu, 19 April 2026 - 19:26 WIB

Dinas PUPR Rohil Turun Langsung ke Bagan Punak Pesisir, Tinjau Banjir Air Pasang yang Rendam Jalan Warga

Minggu, 19 April 2026 - 13:03 WIB

Tingkatkan Hubungan Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Kubu Giat Komsos.

Minggu, 19 April 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Keamanan Malam Hari, Polri Dan TNI Bersama Unsur Masyarakat Lakukan Patroli Cegah Pekat Hingga Narkoba.

Sabtu, 18 April 2026 - 19:39 WIB

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Tangkap Terduga Pengedar Sabu Di Panipahan.

Sabtu, 18 April 2026 - 16:24 WIB

Kurun Waktu Seminggu Polsek Kubu Ungkap 3 Kasus Narkoba, Amankan 5 Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 14:05 WIB

Personil Koramil 04/Kubu Bersama. Polri Dan Upika Gelar Patroli Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:54 WIB

Polsek kubu Kembali Berhasil Ringkus Pengdar Sabu.

Berita Terbaru