HULUBALANG LAM RIAU PEKANBARU ANGKAT BICARA: KECAM OKNUM MAKI TOKOH ADAT ROHIL, DESAK KAPOLDA BERTINDAK TANPA PILIH KASIH

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:13 WIB

50321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video viral picu kecaman. Hulubalang: Perilaku tak beradab lukai marwah Melayu. Minta pelaku minta maaf adat

PEKANBARU – Sabtu (2/5/2026), http://baranewsriau.com / Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru angkat bicara terkait insiden dugaan penghinaan terhadap tokoh adat LAM Riau Kabupaten Rokan Hilir yang viral di media sosial.

Menanggapi video yang memperlihatkan seorang pria diduga melontarkan makian dan kata-kata kasar di hadapan tokoh adat Rohil, Hulubalang LAMR Pekanbaru menyatakan sikap tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras tindakan makian dan kata-kata kasar tersebut,” tegas Hulubalang LAMR Pekanbaru dalam pernyataan sikap yang diterima http://baranewsriau.com, Sabtu (2/05/2026).

Menurut Hulubalang LAMR, perilaku itu bukan hanya serangan pribadi.

“Ini merupakan penghinaan terhadap adab Melayu, terutama karena dilakukan di hadapan pemangku adat yang seharusnya dihormati,” ujarnya.

Hulubalang LAMR Pekanbaru menilai tindakan itu melanggar marwah majelis.

Baca Juga :  SMPN 15 Pekanbaru Gelar Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah: Kabid SMP Hadir 

“Kedai kopi atau ruang publik mana pun di tanah Riau adalah tempat yang menjunjung tinggi sopan santun. Memaki di hadapan tokoh adat adalah bentuk pengangkangan terhadap nilai ‘Adat Beradab’ dan melukai perasaan masyarakat adat Melayu,” katanya.

Tuntutan Minta Maaf Adat

Hulubalang LAMR mendesak pihak yang bersangkutan menyadari kekhilafan.

“Kami mendesak pihak yang bersangkutan untuk segera melakukan permohonan maaf secara terbuka, baik secara pribadi maupun secara adat kepada institusi yang tercemar kehormatannya,” tegasnya.

Himbauan ke Kapolda Riau

Dalam pernyataan yang sama, Hulubalang LAMR Pekanbaru juga menyampaikan himbauan kepada Kapolda Riau.

“Mencermati perkembangan situasi yang mulai memanas akibat pelecehan verbal tersebut, kami menghimbau agar pihak Polda Riau segera memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan,” ujar Hulubalang LAMR.

Ia menambahkan, tindakan memaki di ruang publik dapat dikategorikan sebagai perbuatan tidak menyenangkan dan gangguan ketertiban umum.

Baca Juga :  Ketua PD IV KBPP POLRI Riau, Muslim Amir : Kita akan eksis dan dukung Program Pemerintah terkhususnya Polri dan TNI

“Mengingat tokoh yang dihina adalah simbol kehormatan masyarakat adat, kami meminta kepolisian bertindak cepat sebelum masyarakat atau kelompok Hulubalang mengambil langkah-langkah spontan demi menjaga marwah tokoh kami,” katanya.

Hulubalang LAMR menyatakan mendukung Polda Riau memproses masalah ini.

“Kami mendukung Polda Riau untuk memproses masalah ini secara hukum jika terdapat unsur pidana, guna memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang berani merendahkan marwah tokoh adat di Bumi Lancang Kuning,” tegasnya.

Hulubalang LAMR menutup pernyataan dengan pantun adat:

“Riau adalah tanah beradat, tempat santun disemai, tempat hormat dituai. Siapa yang tak tahu menjaga lidah, maka ia tak tahu menjaga marwah.”

Hingga berita ini diturunkan, http://baranewsriau.com masih berupaya mengonfirmasi pria yang diduga ada dalam video serta Polda Riau untuk mendapat tanggapan resmi.

 

Sumber: Hulubalang LAMR Pekanbaru

Editor: Rosbinner.Hutagaol

Berita Terkait

Warga Riau Ucap Terimakasih: Bansos Polda Bhayangkara ke-80 Tepat Sasaran 
Puncak Riau Bhayangkara RUN 19 Juli 2026 Target 10 Ribu Peserta Lawan Karhutla 
Passus SMAN Plus Provinsi Riau Raih Juara 2 LKBBPB Riau 2026, Kalahkan 9 Sekolah Lain
Polda Riau Gelar HUT Bhayangkara ke-80 Tema Polri Untuk Masyarakat Puncaknya Riau Bhayangkara RUN 19 Juli
Pengabdian Berakhir Tapi Silaturahmi Polri Terus Terjaga Hingga Bhayangkara ke-80
Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Wakapolda Riau Jenguk Keluarga Almarhum AIPDA
Mobil Hilang 11 Juni 2026, DItemukan Anak Kakak Korban Depan TVRI Durian
Laporan Pencurian Daihatsu Xenia Tahun 2025 Pekanbaru: Minta Atensi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Warga Riau Ucap Terimakasih: Bansos Polda Bhayangkara ke-80 Tepat Sasaran 

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:08 WIB

Puncak Riau Bhayangkara RUN 19 Juli 2026 Target 10 Ribu Peserta Lawan Karhutla 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:01 WIB

Polda Riau Gelar HUT Bhayangkara ke-80 Tema Polri Untuk Masyarakat Puncaknya Riau Bhayangkara RUN 19 Juli

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pengabdian Berakhir Tapi Silaturahmi Polri Terus Terjaga Hingga Bhayangkara ke-80

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:13 WIB

Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Wakapolda Riau Jenguk Keluarga Almarhum AIPDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:10 WIB

Mobil Hilang 11 Juni 2026, DItemukan Anak Kakak Korban Depan TVRI Durian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:11 WIB

Laporan Pencurian Daihatsu Xenia Tahun 2025 Pekanbaru: Minta Atensi Polisi

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:53 WIB

Polantas Gelar Kampanye Keselamatan Green Policing Hut Bhayangkara 

Berita Terbaru