BARANEWSRIAU.com | ROHIL | Pemberitaan terkait realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana SD Negeri 017 Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, yang dimuat PorosNusantara.co.id, menuai perhatian publik.
Anggaran senilai Rp390 juta untuk periode 2023–2025 tersebut dipertanyakan lantaran dinilai tidak sejalan dengan kondisi fisik bangunan sekolah di lapangan.
Mengutip laporan PorosNusantara.co.id, meskipun secara administrasi anggaran pemeliharaan disebut telah direalisasikan sesuai ketentuan, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sekolah yang memprihatinkan. Dinding ruang kelas tampak kotor dan kusam, sejumlah plafon rusak serta bocor, sementara bagian dalam bangunan terlihat kurang terawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, dari sisi luar, bangunan sekolah tampak cukup rapi. Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa perbaikan hanya dilakukan secara terbatas dan tidak menyentuh kebutuhan utama ruang belajar siswa.
Dalam pemberitaannya, PorosNusantara.co.id juga menyoroti munculnya pertanyaan di tengah masyarakat terkait ke mana sebenarnya aliran anggaran pemeliharaan tersebut, mengingat dampak fisik yang terlihat dinilai tidak signifikan.
Menanggapi isu yang berkembang, Tim BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir memberikan klarifikasi melalui salah satu media online. Tim BOS mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke SDN 017 Bagan Punak Meranti dan memastikan bahwa penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan.
“Kami telah melakukan pengecekan anggaran di SDN 017 serta peruntukannya, dan kami temui peruntukan sesuai dengan yang dianjurkan,” ujar perwakilan Tim BOS Dinas Pendidikan Rokan Hilir, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.
Tim BOS menyatakan bahwa pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran isu yang berkembang di masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, mereka mengklaim tidak menemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan sekolah tersebut.
Namun demikian, sebagaimana juga disoroti dalam laporan PorosNusantara.co.id, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 017 Bagan Punak Meranti belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan, baik secara langsung maupun melalui pesan singkat, tidak mendapatkan jawaban.
Sikap bungkam Kepala Sekolah tersebut dinilai menambah tanda tanya publik, terutama terkait transparansi dan rincian penggunaan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari dana negara.
BARANEWSRIAU, dengan mengutip dan merujuk pada pemberitaan PorosNusantara.co.id, akan terus memantau perkembangan kasus ini serta membuka ruang klarifikasi dari seluruh pihak terkait guna memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan secara transparan dan akuntabel.
Catatan Redaksi BARANEWSRIAU
Berita ini disusun dengan mengutip dan merujuk sumber utama dari PorosNusantara.co.id, serta dikombinasikan dengan prinsip keberimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Redaksi BARANEWSRIAU membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala SDN 017 Bagan Punak Meranti, Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir, maupun pihak terkait lainnya.
Setiap klarifikasi resmi akan dimuat secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Laporan: Alek Marzen
Editor: Redaksi
















































