Dekat Lebaran, Tiba Tiba Tiket Keberangkatan Kapal Ferry Bagansiapiapi – Panipahan Cepat Habis, Banyak Penumpang Gagal Pulkam

Redaksi

- Redaktur

Kamis, 27 Maret 2025 - 23:06 WIB

50581 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagansiapiapi, BaraNewsRiau.com | Sejumlah penumpang Kapal Ferry perjalanan Bagansiapiapi-Panipahan harus menelan pil pahit akibat tidak dapat membeli tiket untuk pulang ke kampung halaman.

Sejumlah penumpang yang ingin pulang kampung (Pulkam) ke Panipahan Kota Terapung mengaku tiket cepat habis meski sudah berada di lokasi pembelian tiket sejak awal jauh sebelum jadwal keberangkatan.

” Kami tak dapat pulang kampung , tiket cepat habis, padahal kami sejak pagi sudah kesini, aneh saja, tiba tiba tiket cepat habis,” Kata Sinta seorang penumpang kesal. kamis (27/03/2025) di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat tidak mendapat tiket Pulkam itu, Sinta bersama teman sebayanya mengaku sedih lantaran tidak dapat berkumpul dengan orang tua dan keluarga di kampung halamannya.

Suasana penumpang saat pembelian tiket keberangkatan kapal Ferry di Pelabuhan Alm Oliong Bagansiapiapi.

Ditempat yang sama hal itu ikut terjadi kepada empat orang penumpang kapal Ferry tujuan Bagansiapiapi – Panipahan, mirisnya barang barang ke empat penumpang tersebut malah sudah berada di atas kapal Ferry namun orang-orangnya di tinggal.

Dilansir dari media sumateratimes.co.id, keempat penumpang tersebut adalah anak- anak Sekolah (Masih SMA) gadis belia yang baru pulang dari Kota Pekanbaru naik travel hendak pulang ke halaman Kota terapung Panipahan.

“Kami ingin pulang, kami bukan tidak ada duit untuk bayar ongkos, hanya saja karcis tidak ada lagi dan cepat kali habisnya, ujar salah seorang penumpang sebut saja Malika berparas jelita ini menangis tersedu- sedu di hadapan orang banyak termasuk di hadapan para petugas dari Syahbandar.

Baca Juga :  Klarifikasi Dinilai Tidak Konsisten, Bukti Distribusi C6 Dengan Kartu Sembako Ternyata Adanya.

Dalam Isak tangisnya Malika menceritakan sejak masih dalam travel, pihaknya bersama tiga rekan lainnya sudah berpikir bahwa saat saat mudik seperti ini pasti susah mendapatkan tiket Ferry, oleh karena itu melalui supir travel (di duga travel gelap) membayar sekaligus uang cost Ferry menuju Panipahan kepada supir yang tidak di ketahui alamat domisili travelnya.

Demi mengejar dan berangkat bersama ferry Panipahan pada trip kedua (berangkat sekitar 16.10 Wib) Malika dan tiga rekannya di bibir pintu Ferry juga sudah berusaha memaksa masuk bahkan meminta pertolongan dan bantuan petugas Syahbandar supaya di ikutkan ke dalam Ferry namun tidak di indahkan oleh petugas dari Kantor Syahbandar.

“Saya tadi sudah meminta tolong ke Bapak, (petugas Syahbandar ) sebab alat dan barang kami sudah di naikan ke dalam atau ke atas Ferry, tapi tak bapak kasi, pokoknya kami ingin pulang (ke Panipahan ) ucapnya sambil tersedu sedu.

Melihat kejadian tersebut, salah seorang Petugas Syahbandar mencoba untuk menenangkan Malika dan tiga temannya yang menangis karena ditinggal Ferry.

Awak media melihat, ada sedikit penyesalan dari petugas Syahbandar sebab tak dapat membantu ( di duga sedikit lalai dan abai saja) sementara barang- miliknya Malika dan tiga rekannya sudah berada di dalam Kapal Ferry dan sudah jalan menuju Panipahan.

Baca Juga :  Personil Koramil 04-Kubu Ajak Warga Ciptakan Kerukunan.

Kemudian petugas Syahbandar yang bertugas pada hari itu, Kamis (27/3/2025) mengambil pena dan kertas langsung mencatat nama nama penumpang (termasuk Malika dan ketiga temannya) yang ketinggalan Ferry agar besok pagi di utamakan keberangkatan.

Hingga berita ini terbit, entah bagaimana lah nasib Malika dan ketiga temannya (entah dimana lah tidur dan makannya) yang ketinggalan Ferry dan masih duduk di pelabuhan swasta milik saudara Alm Oliong.

Kemudian dalam pantauan media ini, meskipun ada petugas berwenang di dapati banyak penumpang tetap naik ke dalam Ferry walaupun tanpa karcis, bahaya nya adalah bila terjadi kecelakaan lalu lintas di khawatirkan para penumpang tidak mendapatkan asuransi kecelakaan dan lain lain.

Sedih dan ikut berduka cita dengan kejadian yang menimpa Malika dan ketiga rekannya, (bayangkan kalau mereka adalah anak gadis kita). Selanjutnya awak media Sumatratimes.co.id berusaha menghubungi Kepala Syahbandar Bagansiapiapi, mengirimkan video – video kejadian memilukan tersebut guna meminta tanggapan kepada pihak yang berwenang, namun hingga berita ini terbit Kepala Syahbandar inisial W memilih Bungkam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak otoritas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bagansiapiapi (KSOP) menanggapi nasib sejumlah penumpang tersebut. (Lek).

 

 

 

 

Editor: Redaksi.

Berita Terkait

Kelompok Nelayan Putra Bersatu Terbentuk di Teluk Piyai Pesisir, Dorong Solidaritas dan Akses Bantuan Pemerintah
Antisipasi Karhutla, Personil Koramil 04/Kubu Laksanakan Patroli.
Ketua Suku Hamba Raja Kecamatan Kubu Kabupaten Rohil Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden.
Kadis PUPR Rohil: Persetujuan Substansi RTRW Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah
Tingkatkan Program Pangan, Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Petani.
Disorot Publik, Kadis Pendidikan Rohil Tinjau Langsung SDN 007 Bagan Jawa
Kepergok Mencuri Sawit, Pria Di Kubu Babussalam Diamankan Polisi.
Ada Apa dengan Kepsek SDN 017 Bagan Punak Meranti? Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:38 WIB

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:31 WIB

Lapas llA Pekanbaru Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Semangat Ikuti Senam Pagi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:34 WIB

Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Berita Terbaru