Dekat Lebaran, Tiba Tiba Tiket Keberangkatan Kapal Ferry Bagansiapiapi – Panipahan Cepat Habis, Banyak Penumpang Gagal Pulkam

Redaksi

- Redaktur

Kamis, 27 Maret 2025 - 23:06 WIB

50676 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagansiapiapi, BaraNewsRiau.com | Sejumlah penumpang Kapal Ferry perjalanan Bagansiapiapi-Panipahan harus menelan pil pahit akibat tidak dapat membeli tiket untuk pulang ke kampung halaman.

Sejumlah penumpang yang ingin pulang kampung (Pulkam) ke Panipahan Kota Terapung mengaku tiket cepat habis meski sudah berada di lokasi pembelian tiket sejak awal jauh sebelum jadwal keberangkatan.

” Kami tak dapat pulang kampung , tiket cepat habis, padahal kami sejak pagi sudah kesini, aneh saja, tiba tiba tiket cepat habis,” Kata Sinta seorang penumpang kesal. kamis (27/03/2025) di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat tidak mendapat tiket Pulkam itu, Sinta bersama teman sebayanya mengaku sedih lantaran tidak dapat berkumpul dengan orang tua dan keluarga di kampung halamannya.

Suasana penumpang saat pembelian tiket keberangkatan kapal Ferry di Pelabuhan Alm Oliong Bagansiapiapi.

Ditempat yang sama hal itu ikut terjadi kepada empat orang penumpang kapal Ferry tujuan Bagansiapiapi – Panipahan, mirisnya barang barang ke empat penumpang tersebut malah sudah berada di atas kapal Ferry namun orang-orangnya di tinggal.

Dilansir dari media sumateratimes.co.id, keempat penumpang tersebut adalah anak- anak Sekolah (Masih SMA) gadis belia yang baru pulang dari Kota Pekanbaru naik travel hendak pulang ke halaman Kota terapung Panipahan.

“Kami ingin pulang, kami bukan tidak ada duit untuk bayar ongkos, hanya saja karcis tidak ada lagi dan cepat kali habisnya, ujar salah seorang penumpang sebut saja Malika berparas jelita ini menangis tersedu- sedu di hadapan orang banyak termasuk di hadapan para petugas dari Syahbandar.

Baca Juga :  Banjir Genangi Pemukiman Warga TNI-POLRI Dan Pemkep Teluk Nilap Gotong Royong Dirikan Posko Penanggulangan.

Dalam Isak tangisnya Malika menceritakan sejak masih dalam travel, pihaknya bersama tiga rekan lainnya sudah berpikir bahwa saat saat mudik seperti ini pasti susah mendapatkan tiket Ferry, oleh karena itu melalui supir travel (di duga travel gelap) membayar sekaligus uang cost Ferry menuju Panipahan kepada supir yang tidak di ketahui alamat domisili travelnya.

Demi mengejar dan berangkat bersama ferry Panipahan pada trip kedua (berangkat sekitar 16.10 Wib) Malika dan tiga rekannya di bibir pintu Ferry juga sudah berusaha memaksa masuk bahkan meminta pertolongan dan bantuan petugas Syahbandar supaya di ikutkan ke dalam Ferry namun tidak di indahkan oleh petugas dari Kantor Syahbandar.

“Saya tadi sudah meminta tolong ke Bapak, (petugas Syahbandar ) sebab alat dan barang kami sudah di naikan ke dalam atau ke atas Ferry, tapi tak bapak kasi, pokoknya kami ingin pulang (ke Panipahan ) ucapnya sambil tersedu sedu.

Melihat kejadian tersebut, salah seorang Petugas Syahbandar mencoba untuk menenangkan Malika dan tiga temannya yang menangis karena ditinggal Ferry.

Awak media melihat, ada sedikit penyesalan dari petugas Syahbandar sebab tak dapat membantu ( di duga sedikit lalai dan abai saja) sementara barang- miliknya Malika dan tiga rekannya sudah berada di dalam Kapal Ferry dan sudah jalan menuju Panipahan.

Baca Juga :  Keluarga Korban Geram, PJ Penghulu Bagan Batu Barat Diduga Berbohong di Hadapan Penyidik PPA

Kemudian petugas Syahbandar yang bertugas pada hari itu, Kamis (27/3/2025) mengambil pena dan kertas langsung mencatat nama nama penumpang (termasuk Malika dan ketiga temannya) yang ketinggalan Ferry agar besok pagi di utamakan keberangkatan.

Hingga berita ini terbit, entah bagaimana lah nasib Malika dan ketiga temannya (entah dimana lah tidur dan makannya) yang ketinggalan Ferry dan masih duduk di pelabuhan swasta milik saudara Alm Oliong.

Kemudian dalam pantauan media ini, meskipun ada petugas berwenang di dapati banyak penumpang tetap naik ke dalam Ferry walaupun tanpa karcis, bahaya nya adalah bila terjadi kecelakaan lalu lintas di khawatirkan para penumpang tidak mendapatkan asuransi kecelakaan dan lain lain.

Sedih dan ikut berduka cita dengan kejadian yang menimpa Malika dan ketiga rekannya, (bayangkan kalau mereka adalah anak gadis kita). Selanjutnya awak media Sumatratimes.co.id berusaha menghubungi Kepala Syahbandar Bagansiapiapi, mengirimkan video – video kejadian memilukan tersebut guna meminta tanggapan kepada pihak yang berwenang, namun hingga berita ini terbit Kepala Syahbandar inisial W memilih Bungkam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak otoritas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bagansiapiapi (KSOP) menanggapi nasib sejumlah penumpang tersebut. (Lek).

 

 

 

 

Editor: Redaksi.

Berita Terkait

Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah
Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.
Polres Rohil Ungkap 31 Kasus Narkoba Selama Mei 2026, Kapolres Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba.
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bangko Monitoring Lahan Jagung 2 Hektare di Suak Air Hitam
Polsek Kubu Dukung Program Asta Cita, Tanam Jagung Serentak 3 Hektar Jaga Ketahanan Pangan
Kapolsek kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Hasil Pertumbuhan Sangat Baik.
Zulpakar, SE., M.Si Siap Tidak Menerima Gaji dan Tunjangan Selama Menjabat Penghulu Bagan Jawa
Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Cek Kesiapan Lahan Tanam Jagung 3 Hektar.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung 1 Hektar, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru