Penguatan Motivasi Pegawai Jadi Kunci Perbaikan Layanan Publik, Kadis PUPR Rohil Angkat Gagasan dalam Kajian Akademik

ALEK MARZEN

- Redaktur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:32 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWSRIAU.com, PEKANBARU – Persoalan motivasi kerja pegawai dinilai menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi pemerintahan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, melalui gagasan akademik yang disusunnya sebagai bagian dari studi Magister Manajemen di Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak). Sabtu (4/7/2026).

Dalam kajian tersebut, Khoirul Fahmi menilai bahwa permasalahan organisasi tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai keluhan atau hambatan dalam pelaksanaan tugas, tetapi harus dijadikan bahan pembelajaran dan evaluasi guna mendorong perbaikan yang berkelanjutan.

Sebagai mahasiswa S2 Magister Manajemen sekaligus pimpinan perangkat daerah, ia mencoba mengkaji pengalaman dan fenomena yang terjadi di lingkungan kerjanya melalui pendekatan teori manajemen yang lebih sistematis. Kajian itu dilakukan di bawah bimbingan Dr. Richa Afriana Munthe, S.E., M.M.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, motivasi kerja dalam organisasi Pekerjaan Umum (PU) merupakan dorongan internal maupun eksternal yang memengaruhi semangat kerja, komitmen, produktivitas, serta kualitas kinerja pegawai dalam menjalankan tugas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai persoalan tersebut menjadi penting mengingat karakteristik pekerjaan di lingkungan Pekerjaan Umum memiliki kompleksitas tinggi, mencakup aspek teknis, administratif, hingga tuntutan pencapaian target pembangunan daerah.

Baca Juga :  Keluarga Besar Bara News Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Hj. Basyariah, Istri Bupati Rokan Hilir

“Motivasi menjadi faktor yang sangat penting karena organisasi Pekerjaan Umum memiliki karakter pekerjaan yang kompleks, teknis, administratif, serta berorientasi pada pencapaian target pembangunan daerah,” ungkap Khoirul Fahmi dalam kajiannya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pembahasan mengenai motivasi kerja bukan untuk mencari atau menyalahkan pihak tertentu, melainkan bertujuan menemukan solusi yang dapat mendorong peningkatan kualitas organisasi secara menyeluruh.

Dari hasil pengamatannya, terdapat sejumlah faktor yang menjadi akar persoalan, di antaranya keterbatasan sumber daya manusia (SDM), keterbatasan anggaran, aspek perencanaan, koordinasi antarunit, pemanfaatan teknologi yang belum maksimal, sarana pendukung, hingga faktor eksternal lainnya.

Kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan berbagai dampak, mulai dari menurunnya kualitas pelayanan publik, rendahnya kualitas infrastruktur, belum optimalnya kinerja organisasi, inefisiensi penggunaan anggaran, terhambatnya pertumbuhan ekonomi daerah, hingga menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Untuk memperkuat analisisnya, Khoirul Fahmi mengaitkan persoalan tersebut dengan Institutional Theory atau Teori Kelembagaan. Dalam teori tersebut dijelaskan bahwa kinerja organisasi dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yakni tekanan regulatif, tekanan normatif, serta tekanan mimetik dari lingkungan kelembagaan.

Baca Juga :  Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media

Menurutnya, ketidaksiapan organisasi dalam menyesuaikan struktur, kompetensi aparatur, dan mekanisme kerja terhadap berbagai tuntutan tersebut dapat berdampak pada pelaksanaan program serta pelayanan publik yang belum berjalan optimal.

Sebagai solusi, ia menilai langkah perbaikan harus dilakukan secara bertahap melalui penguatan kelembagaan organisasi. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kompetensi aparatur, penyempurnaan tata kelola organisasi, transformasi digital, penguatan koordinasi antarunit, serta pembentukan budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan lingkungan.

“Yang terpenting, seluruh upaya perbaikan dilakukan dengan komunikasi yang baik, tidak memojokkan siapa pun, dan dapat diterima seluruh unsur di dalam organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Chandra, S.T., M.M., yang memberikan pandangan terhadap gagasan tersebut menilai pembahasan yang diangkat Khoirul Fahmi memiliki relevansi yang cukup kuat karena menghubungkan motivasi kerja dengan tekanan kelembagaan dan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menyarankan agar kajian tersebut diperkaya dengan indikator yang lebih terukur seperti indikator kinerja layanan, capaian pembangunan infrastruktur, efektivitas koordinasi, serta kesiapan digitalisasi.

Dengan dukungan data yang lebih komprehensif, penguatan kelembagaan diharapkan mampu menghasilkan pelayanan publik yang lebih adaptif, akuntabel, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

 

 

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Respon Cepat Laporan Warga, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu
Jelang Riau Bhayangkara Run 2026, Warga Pekanbaru Diajak Sambut Ramah 20 Ribu Pelari
Kapolda Riau Anugerahkan Green Policing, Hulubalang LAMR: Penghormatan untuk Bunda Azlaini Tokoh Perempuan Riau
Kapolresta Pekanbaru ke 116 Personel Naik Pangkat: Bukan Hadiah, Ini Tanggung Jawab Besar  
Berbagi Adalah Ibadah, Lapas IIA Pekanbaru Wujudkan Lewat Jumat Berkah dan Kasih 
Berkat Dukungan Warga, Polresta Pekanbaru Sabet 3 Penghargaan HUT Bhayangkara ke-80
80 Tahun Mengabdi, Polri Didoakan Jadi Teladan Penegak Hukum yang Humanis  
Yayasan KPK TIPIKOR Soroti Hibah APBD Pekanbaru Rp16,7 M ke Instansi Vertikal, Minta KPK & BPK Audit

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:16 WIB

Respon Cepat Laporan Warga, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:46 WIB

Jelang Riau Bhayangkara Run 2026, Warga Pekanbaru Diajak Sambut Ramah 20 Ribu Pelari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:47 WIB

Kapolda Riau Anugerahkan Green Policing, Hulubalang LAMR: Penghormatan untuk Bunda Azlaini Tokoh Perempuan Riau

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kapolresta Pekanbaru ke 116 Personel Naik Pangkat: Bukan Hadiah, Ini Tanggung Jawab Besar  

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:50 WIB

Berbagi Adalah Ibadah, Lapas IIA Pekanbaru Wujudkan Lewat Jumat Berkah dan Kasih 

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42 WIB

Berkat Dukungan Warga, Polresta Pekanbaru Sabet 3 Penghargaan HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:09 WIB

80 Tahun Mengabdi, Polri Didoakan Jadi Teladan Penegak Hukum yang Humanis  

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:52 WIB

Yayasan KPK TIPIKOR Soroti Hibah APBD Pekanbaru Rp16,7 M ke Instansi Vertikal, Minta KPK & BPK Audit

Berita Terbaru