SABAK AUH, SIAK, Minggu 31/5/2026. baranewsriau.com – Totalitas tanpa batas ditunjukkan Polsek Sabak Auh Polres Siak dalam mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Buktinya, setiap jengkal lahan jagung pipil seluas 1 hektare milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh disisir langsung untuk memastikan program ketahanan pangan nasional benar-benar tembus ke petani.
Aksi “turun gunung” terbaru dipimpin Ps. Kanit Binmas Polsek Sabak Auh Aipda Romi Arief S, Minggu 31 Mei 2026 pukul 09.10 WIB.
Tanaman jagung pipil usia 70 hari dengan sistem semai lubang tanam itu dicek detail, mulai kondisi batang hingga kontur tanah, lalu dilaporkan real time ke Kapolres Siak.
“Kami sisir sampai ke titik koordinat 1⁰06’51″N 102⁰06’39.9″E.
Ini bukan kerja di belakang meja. Polsek Sabak Auh turun langsung karena kami mau pastikan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo sampai dan dirasakan petani di Sabak Auh,” tegas Kapolsek Sabak Auh.
Meski ada catatan pertumbuhan batang jagung tidak merata akibat kontur tanah mineral atau pasir bulan, laporan Aipda Romi Arief memastikan tanaman secara umum tumbuh baik berkat perawatan berkala dan berkelanjutan dari UPTD Pertanian bersama pendampingan Polsek.
Kapolsek menambahkan, Polri hari ini tidak cukup hanya jaga kamtibmas. Mengawal program strategis nasional seperti Asta Cita adalah perintah langsung Kapolri yang wajib dituntaskan sampai ke akar rumput.
“Prinsip kami jelas: tanam kita kawal, rawat kita dampingi, panen kita pastikan maksimal. Kalau ada masalah tanah, langsung kita dudukkan bareng UPTD. Jangan sampai petani jalan sendiri,” tandasnya.
Dengan pemantauan ketat berjenjang ke Kapolres Siak, Wakapolres, PJU, hingga Pamatwil, Polsek Sabak Auh optimistis target ketahanan pangan jagung pipil di wilayahnya tercapai. Estimasi panen masih dipantau, namun komitmen pendampingan hingga panen sudah harga mati.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun redaksi “baranewsriau.com” berdasarkan laporan resmi Polsek Sabak Auh kepada Kapolres Siak tanggal 31 Mei 2026.
Sumber: Humas Polsek Sabak Auh, Polres Siak
Editor: Rosbinner Hutagaol





















































