Selatpanjang-Riau, baranewsriau.com – Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Riau melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan jembatan di SDN 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi. Pada Hari Minggu (18/01/2026).
Brigjen Pol Hengki hadir bersama Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Dr. Ino Harianto S.I.K., M.M., Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa S.I.K., Personel Bid Humas Brigadir Jumaidi Rahman S.H., serta Tim Teknis Polda Riau Saipul dan Yusuf.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran PJU Polres Kepulauan Meranti.
Hadir pula unsur Forkopimda dan pejabat daerah, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Tunjiarto M.Pd., Kepala Dinas PUPR Rahmat Kurnia S.T., Camat Tebing Tinggi Juwita Ratna Sari S.Farm Apt, serta Kepala Desa Banglas Barat Aznawi Nazar S.Ip.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di Pelabuhan Semulut, rombongan Wakapolda Riau langsung menuju lokasi jembatan rusak di SDN 18 Semulut.
Di lokasi, Kapolsek Tebing Tinggi AKP JA. Lubis S.H., M.H., memaparkan kondisi jembatan sebelum dan sesudah mengalami kerusakan, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan dunia pendidikan setempat.
Wakapolda Riau bersama PJU Polda Riau kemudian melakukan peninjauan dan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi jembatan yang rusak
Kegiatan tersebut juga diisi dengan asesmen teknis awal guna mendukung rencana pembangunan dan perbaikan jembatan tersebut.
Wakapolda menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan bagian dari upaya konkret Polri dalam mendukung Program Jembatan Merah Putih Presisi serta kebijakan pemerintah pusat terkait pemerataan pembangunan.
“Polri hadir memastikan sinergi lintas sektor berjalan dengan baik,” tegas Brigjen Pol Hengki.
Untuk diketahui, secara geografis Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, merupakan wilayah terpencil dengan keterbatasan akses transportasi darat dan laut.
Kerusakan jembatan selama ini berdampak langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan mobilitas warga.
Dengan adanya rencana pembangunan jembatan tersebut, diharapkan keterisolasian wilayah dapat teratasi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Sekira pukul 09.45 WIB, rombongan Wakapolda Riau dan PJU Polda Riau meninggalkan lokasi peninjauan dan kembali menuju Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, dan akan kembali bertolak ke Pekanbaru.
Sumber: Humas Polres Kepulauan Meranti
(Ibrahim)















































