Tukang Becak Apresiasi Kebijakan Bupati Meranti Izinkan Perang Air Imlek 2026

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:37 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau,  baranewsriau.com – Sejumlah tukang becak di Kota Selatpanjang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya kepada Bupati H. Asmar, atas kebijakan mengizinkan pelaksanaan tradisi Perang Air atau Cian Cui pada perayaan Imlek 2026, meskipun bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan. Jum’at (16/01/2026).Ucapan terima kasih tersebut disampaikan para tukang becak usai mendapat kepastian hasil rapat koordinasi pemerintah daerah terkait pelaksanaan Imlek dan Ramadhan.

Salah seorang tukang becak di pangkalan Sandang Pangan Selatpanjang mengatakan, terselenggaranya tradisi Perang Air membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat kecil, khususnya tukang becak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Pak Bupati H. Asmar yang telah membolehkan kegiatan Perang Air tahun ini. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mencari rezeki lebih,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, tambahan penghasilan tersebut sangat membantu, terutama karena bertepatan dengan bulan puasa.

“Alhamdulillah, rezeki itu bisa kami gunakan untuk membayar zakat dan membeli pakaian anak-anak menjelang hari raya,” tuturnya.

Baca Juga :  LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Kegiatan Syarahan Sastra Budaya di MTs S Al-Hikmah

Tukang becak lainnya juga berharap pelaksanaan Perang Air Imlek 2026 dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Harapan besar kami, ekonomi Meranti semakin meningkat dan pendapatan masyarakat bertambah, terutama bagi kami tukang becak,” katanya.

Selain tukang becak, sejumlah warga Tionghoa di Kota Selatpanjang juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah.

Mereka menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Meski Imlek tahun ini bertepatan dengan bulan puasa, kegiatan ikon daerah seperti Perang Air atau Cian Cui tetap dapat dilaksanakan. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” ujar salah seorang warga Tionghoa.

Ia menjelaskan, Imlek 2026 menandai pergantian shio ke Tahun Kuda Api.

Dalam budaya Tionghoa, shio Kuda melambangkan kecerdikan, semangat, serta daya juang yang tinggi.

Sementara itu, terkait kesiapan akomodasi, sejumlah hotel dan penginapan di Selatpanjang dilaporkan telah menerima banyak pemesanan.

Baca Juga :  Pemkab Meranti dan PLN Tambah 8 MW Daya Listrik, Bupati Asmar: “Insya Allah Tak Ada Lagi Lampu Padam di Meranti

Bahkan, salah satu hotel telah menyiapkan paket khusus bagi tamu yang datang saat perayaan Imlek.

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa kegiatan keagamaan Ramadhan dan rangkaian perayaan Imlek merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Imlek melalui tradisi Perang Air terbukti mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.

Sementara ibadah puasa dan tarawih di bulan Ramadhan merupakan kewajiban umat Islam dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” jelas Asmar.

Ia menegaskan, kedua kegiatan tersebut harus didukung bersama. Namun, pelaksanaannya perlu diformulasikan dengan baik agar tetap berjalan aman, tertib, dan harmonis.

“Untuk itu saya menegaskan, kedua kegiatan ini harus kita dukung agar dapat terlaksana dengan lancar dan aman, sehingga Meranti tetap damai dan harmonis sesuai dengan visi mewujudkan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Bupati Kepulauan Meranti

(Ucok Alexander)

Berita Terkait

Polres Meranti Gotong Royong Bersihkan Pasar Sambut Bhayangkara ke-80
Alarm Super El Nino Berbunyi: Bupati Asmar Turun ke Mapolres Cek Kesiapan Karhutla, Libatkan Tokoh Adat Sampai Babinsa
Presiden RI Salurkan Sapi Kurban 903 Kg ke Meranti, Bupati Asmar Serahkan ke Masjid Ar-Rahmah
Polres Meranti Sosialisasikan KUHAP 2025 untuk Perkuat Koordinasi dengan PPNS
13 Sekolah Binaan Disdik Riau di Meranti Susun KSP Terintegrasi P4GN dan PAK
Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Aksi Berbagi Peralatan Sekolah di TK Pelita Hati Nipah Sendanu
LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Survei Awal Peninjauan Kearifan Lokal
SUKSESKAN RIAU HIJAU, TOKOH PULAU MERBAU DUKUNG KAPOLDA RIAU TUTUP PANGLONG ARANG ILEGAL

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Sarana Lapas Baru Bagansiapiapi Pastikan Siap Tampung Warga Binaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kemitraan Polri-BRI Dongkrak Penerima KUR Pertanian Sumbar dari 31 Jadi 307 Kelompok

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:10 WIB

Diduga Gelapkan Mobil Rental Rp 27 Juta, Pelaku Minta Berita Dihapus Lewat Ancaman

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WIB

KOPVITNAS Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Struktur Hingga Daerah, Ketum AKPERSI Resmi Lantik Pengurus Banten 

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:25 WIB

PRESIDEN PRABOWO TURUN KE SAWAH, PIMPIN PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK 2026 DI TUBAN

Senin, 11 Mei 2026 - 23:48 WIB

SERTIJAB KAKOMLEKDAM XIX/TUANKU TAMBUSAI, LETKOL CKE BAYU WIBOWO: “KALAU TAK BISA UKIR PRESTASI, JANGAN BUAT PELANGGARAN”

Senin, 11 Mei 2026 - 22:58 WIB

DITJENPAS MALUKU: PEMERIKSAAN MANTAN KARUTAN AMBON MASIH BERPROSES DI KANTOR PUSAT 

Berita Terbaru