Tingkatkan Kualitas SDM, Kejati Riau Gelar Pelatihan Navigasi Krisis, Menguasai Narasi Publik Speaking & Crisis Communication Strategi Bersama BRK Syariah dan Metro TV Academic 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Senin, 9 Februari 2026 - 16:59 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, baranewsriau.com – Kejaksaan Tinggi Riau menggerlar Pelatihan Navigasi Krisis, Menguasai Narasi Public Speaking & Crisis Communication Strategy bersama Bank Riau- Kepri Syariah dan Metro TV Academy, bertempat di Aula Gedung Dang Merdu Bank Riau- Kepri Syariah dan Sasana H. M Prasetyo Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejaksaan Tinggi Riau. Senin (9/02/2026).Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini bukan hanya sebagai rutinitas, akan tetapi sebagai bentuk implementasi SOP Penerangan Hukum Nomor : KEP- 101/L.4/Kph.3/12/2025 sebagai inovasi dalam strategi penguatan dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan khususnya di wilayah Riau.

SOP ini juga merupakan upaya Kejaksaan Tinggi Riau mendukung Kejaksaan Republik Indonesia yang saat ini menjadi Lembaga Penegak Hukum yang dipercaya oleh publik berdasarkan survei hasil poling institute, Lembaga Survei Indicator Politic Indonesia yang terus meningkat dimasa kepemimpinan Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, dalam setiap Public Speaking atau jawaban kita atas tuntutan masyarakat, jawaban tersebut harus Menggunakan Bahasa Empati, jangan hanya menjawab dengan pasal-pasal yang kaku.

Masyarakat pencari keadilan ingin didengar perasaannya sebelum dijawab haknya. Tunjukkan bahwa Kejaksaan hadir bukan sebagai “mesin penghukum”, melainkan sebagai institusi yang

memahami beban moral dan sosial para pencari keadilan.

Kemudian, Narasinya harus Memanusiakan manusia, hal ini sesuai kebijakan Jaksa Agung tentang “Tajam ke Atas, Humanis ke Bawah”, narasi kita harus mampu menjelaskan proses hukum dengan cara yang bisa dimengerti oleh hati, bukan sekadar logika hukum

Baca Juga :  Peduli Sosial Terhadap Bencana Alam Sumatera dan Hari Ibu: Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Konser Amal  

formal. Dan terakhir, Responsnya harus Cepat yang Beretika. SOP Kehumasan Kejaksaan Tinggi Riau, terdapat protokol untuk merespons krisis dan hoax. Namun, kecepatan harus dibarengi dengan kehangatan.

Jawaban institusi yang dingin dan defensif hanya

akan memperburuk situasi. Kita harus hadir dengan

kerendahan hati untuk menjelaskan kebenaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno juga menyampaikan denga tegas dan menekankan bahwa Era Birokrasi yang tertutup dan lambat sudah mati.

Untuk itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno memberikan instruksi kepada seluruh jajaran khususnya Kepala Kejaksaan Negeri se- wilayah Riau untuk melakukan monitoring setiap menit, memberikan respon setiap isu, dan jangan membiarkan institusi babak belur dengan isu- isu negatif.

SOP Penerangan Hukum Nomor: KEP-101/L.4/Kph.3/12/2025 yang baru saja kita tetapkan bukan sekadar hiasan di atas meja.

SOP tersebut adalah perintah operasional yang harus dilaksanakan dengan 3 langkah yaitu Kecepatan adalah Kunci, dimana isu negatif yang tidak dijawab dalam hitungan jam akan dianggap sebagai kebenaran oleh netizen.

Kemudian, jangan alergi media, media massa adalah mitra, bukan musuh. Hadapi dengan data, jawab dengan Empati.

Jika ada kesalahan prosedur, akui dan jelaskan langkah perbaikannya. Itulah bentuk pertanggungjawaban publik. Dan terakhir, Pendekatan Humanisme & Empati dimana merujuk pada pemikiran para Guru Besar Komunikasi, di balik setiap viralitas ada jeritan pencari keadilan. Solusi kita harus humanis.

Baca Juga :  JALIN SILATURAHMI RUTAN KELAS I PEKANBARU GELAR COFFEE MORNING BERSAMA AWAK MEDIA

Jangan jawab tuntutan Masyarakat dengan “bahasa robot” atau sekadar Pasal-pasal yang kaku. Gunakan hati, tunjukkan Empati, karena kita bekerja untuk manusia, bukan untuk berkas semata.Diakhir sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H., meminta kepada seluruh jajaran adhyaksa untuk maksimal memanfaatkan dan mengasah kemampuan dalam kegiatan pelatihan ini dan mengucapkan ucapan terima kasih kepada PT BRK Syariah yang telah mendukung Program ini sebagai sebuah kolaborasi dalam peningkatan SDM dibidang kehumasan.

Dan ini menjadi tonggak perdana di seluruh Kejaksaan Tinggi yang ada di Nusantara, bahwasanya Kejaksaan Tinggi Riau sebagai pelopor dalam peningkatan pelatihan dengan menghadirkan pengajar dan pemateri dari praktisi media yang berpengalaman.

Kegiatan Pelatihan Navigasi Krisis, Menguasai Narasi Public Speaking & Crisis Communication Strategy bersama Bank Riau- Kepri Syariah dan Metro TV Academy turut dihadiri oleh Plt.

Direktur Utama Bank Riau- Kepri Syariah Helwin Yunus beserta jajaran, para asisten pada Kejaksaan Tinggi Riau, Divisi Humas BUMN dan BUMD se Wilayah Riau serta diikuti oleh para Kepala Kejaksaan Negeri dan Pejabat Eselon IV di wilayah Kejaksaan Tinggi Riau beserta staff pada masing- masing bidang di Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri se- wilayah Riau.

Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan dari tanggal 09 Februari sampai dengan 10 Februari 2026.

An. Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau

KASI PENERANGAN HUKUM

DTO

Zikrullah, S.H., M.H/ Kasi Penkum Kejati Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

Laporan Pencurian Daihatsu Xenia Tahun 2025 Pekanbaru: Minta Atensi Polisi
Polantas Gelar Kampanye Keselamatan Green Policing Hut Bhayangkara 
Pastor Dari Irlandia Beri Semangat Baru Untuk Warga Binaan Pekanbaru 
Anak-anak Hebat Tampil Ceria, Polisi Bangga Cetak Generasi Disiplin
PLT Gubernur Riau Perintah Wako: Data Galian C Tak Berizin Demi PAD Riau
PLT Gubri Ajak Tertibkan Galian C, Bantu PAD dan Jaga Lingkungan Warga
Minum Jamu Gratis Dapat Ilmu: Warga CFD Pekanbaru Diajak Waspada Jamu Ilegal Berbahaya 
Disdik Pekanbaru & Telkomsel Bekali 150 Guru Skill Digital: Belajar Bikin Konten Edukatif Hingga Kelola Medsos Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:44 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, Polsek Kubu Lakukan Pemantauan Rutin Tanaman Cabai.

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:31 WIB

Program Ketahanan Pangan, Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Cabai Merah.

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46 WIB

Aparat Gabungan Turun ke Lapangan, Warga Diajak Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:46 WIB

Polsek Bangko Intensifkan Monitoring Ketahanan Pangan, Jagung di Suak Air Hitam Tunjukkan Hasil Positif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:57 WIB

Pos Siskamling Bagan Punak Pesisir Aktif, Kapolsek Bangko dan Camat Tinjau Langsung Kesiapan Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:25 WIB

Dari Panipahan ke Jakarta, Kadis PUPR Rohil Kawal Langsung Usulan Pembangunan Prioritas Ke Kementerian

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:41 WIB

Ketahanan Pangan Rohil Berbuah Hasil, Tanaman Jagung di Pekaitan Bersiap Dipanen

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:20 WIB

Polsek Kubu Lakukan Pemantauan Perkembangan Tanaman Jagung Bersama Petani.

Berita Terbaru