Masyarakat Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Panas. 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau, baranewsriau.com – Memasuki musim kemarau, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kepulauan Meranti, mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran. Selasa (10-02-2026).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Zulkifli, S.H., M.Si., menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang sering kali berawal dari api kecil.

Wan Zulkifli menjelaskan bahwa kebakaran biasanya dimulai dari api kecil yang dibiarkan tanpa penanganan cepat. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengetahui cara menangani api kecil dengan benar, seperti menutup api dengan kain basah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kain apapun, seperti handuk, karung goni, dapat digunakan untuk memadamkan api, setelah dibasahi terlebih dahulu untuk menutup sumber api. Yang terpenting adalah tidak panik,” ungkapnya kepada media baranewsriau.com, Selasa (10/02/2026).

Baca Juga :  Cerita dibalik Kebahagiaan Pemenang Grand Prize Panen Hadiah Simpedes BRI BO Ketapang

Wan Zulkifli menambahkan, dalam situasi kebakaran di lapangan, baik itu di lahan, tempat pembuangan sampah, atau di rumah, dirinya mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus mengambil gambar atau video, tetapi segera membantu memadamkan api dengan air. Ia menegaskan bahwa tren merekam kejadian kebakaran sering kali menghambat penanganan api.

“Boleh merekam untuk melaporkan kebakaran, tetapi jangan sampai semua orang sibuk mengambil gambar dan video sehingga api terlambat ditangani dan berpotensi menjadi kebakaran besar,” tegasnya.

Tak hanya itu, Wan Zulkifli juga mengingatkan bahwa jika masyarakat membakar sampah, sangat penting untuk menunggu sampai api benar-benar padam. Di musim kemarau, api yang ditinggalkan tanpa pengawasan memiliki risiko besar untuk berkembang menjadi kebakaran.

Baca Juga :  Diduga Mafia Lahan Masih Bebas “Bertengkar” di Rohil

Ia menambahkan, terdapat tiga unsur yang menyebabkan api, yakni panas, oksigen, dan bahan bakar.

Di musim kemarau ini, suhu panas yang tinggi, keberadaan oksigen, dan bahan bakar seperti kertas, kayu, atau daun kering dapat dengan mudah memicu kebakaran.

“Terpenuhinya tiga unsur ini menjadi penyebab api,” tukasnya.

Wan Zulkifli menegaskan bahwa pemadaman api adalah tanggung jawab bersama.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dan bersama-sama menangani potensi kebakaran, karena Damkar tidak dapat bekerja sendiri tanpa keterlibatan aktif dari masyarakat.

 

Penulis: Ucok Alexander

Editor: Ros.H

Berita Terkait

Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026
Yonif 300/Brajawijaya Tebarkan Kasih Sayang di Kampung Banggabeak
Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Perawatan Cabai Petani.
SMPN 39 Pekanbaru Luncurkan Program Edukasi Budidaya Perikanan: Kabid SMP Hadir
Angkatan ke-3 SMAN 16 Pekanbaru: Khatam Al-Qur’an Menyambut Ramadhan 
Kalapas Pekanbaru Kukuhkan Tim Satopspatnal, Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini Gangguan Keamanan
Polsek Rangsang Salurkan 2 Peket Sembako Musibah Kebakaran Rumah
LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Kegiatan Syarahan Sastra Budaya di SDS Islam AL-Hikmah Selatpanjang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:17 WIB

Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:37 WIB

SMPN 39 Pekanbaru Luncurkan Program Edukasi Budidaya Perikanan: Kabid SMP Hadir

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:20 WIB

Angkatan ke-3 SMAN 16 Pekanbaru: Khatam Al-Qur’an Menyambut Ramadhan 

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:16 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Sosialisasi KUHP dan KUHAP Terbaru

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:23 WIB

Semangat Haflah Akhirussanah Perkuat Komitmen Pesantren Cegah Intoleransi dan Radikalisme

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:53 WIB

Wacana Provinsi BMR Menguat, Ketua DPC AKPERSI Gorontalo: Dukung Aspirasi Rakyat, Kesiapan Daerah Jangan Diabaikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:34 WIB

Berikan Edukasi dan Pemahaman Mengenai Tanggung Jawab Kepala Desa/Lurah Terhadap Pemetaan Tanah dan Penyelesaian Sengketa Tanah, Kejari Riau Gelar Kegiatan Penkum di Kecamatan Siak

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:16 WIB

Sambut Bulan Suci, Kalapas Pekanbaru Pimpin Rapat Dinas Tekankan Fokus Ibadah, Pelayanan, dan Keamanan

Berita Terbaru

ROKAN HILIR

Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Perawatan Cabai Petani.

Jumat, 13 Feb 2026 - 13:33 WIB