Keterangan Gambar (Caption Ilustrasi), Kondisi lingkungan SDN 007 Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, tampak dipenuhi tumpukan sampah di sekitar pagar dan dinding sekolah. Kondisi ini menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan terhadap peran serta tanggung jawab kepala sekolah dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan pascarevitalisasi sekolah.

BARANEWSRIAU.com, Bagansiapiapi | Kondisi lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, menuai sorotan tajam publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik bangunan sekolah yang baru saja rampung direvitalisasi melalui program pemerintah dengan anggaran bernilai miliaran rupiah, fakta di lapangan justru menunjukkan wajah berbeda, dimana lingkungan sekolah tampak jorok, kumuh, dan dipenuhi tumpukan sampah.
Pantauan langsung awak media di lokasi, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi foto, memperlihatkan sampah plastik, sisa makanan, dan berbagai jenis limbah berserakan di sepanjang pagar sekolah hingga area sekitar dinding bangunan.
Kondisi ini sangat kontras dengan citra sekolah yang seharusnya menjadi ruang edukatif, bersih, dan sehat bagi peserta didik.

Sorotan publik pun mengarah pada kinerja Kepala Sekolah SDN 007 Bagan Jawa sebagai penanggung jawab utama pengelolaan sekolah.
Sebagai pimpinan satuan pendidikan, kepala sekolah memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam memastikan kebersihan, kenyamanan, serta ketertiban lingkungan sekolah.
Ironisnya, proyek revitalisasi sekolah yang digadang-gadang bertujuan meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan, dinilai belum diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang memadai.
Padahal, kebersihan sekolah merupakan bagian tak terpisahkan dari standar pelayanan minimal pendidikan dan mencerminkan kualitas manajemen sekolah itu sendiri.
Sejumlah warga sekitar dan orang tua murid menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menilai, seharusnya setelah revitalisasi rampung, pihak sekolah di bawah kepemimpinan kepala sekolah lebih proaktif menjaga dan merawat lingkungan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh siswa.
“Kami heran, bangunan baru tapi lingkungannya seperti tidak terurus. Ini kan sekolah, tempat anak-anak belajar,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (22/01/2026).
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait fungsi pengawasan internal sekolah, termasuk peran kepala sekolah dalam menggerakkan guru, tenaga kebersihan, serta membangun kesadaran kolektif warga sekolah akan pentingnya kebersihan.
Publik berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir dapat turun langsung melakukan peninjauan dan evaluasi menyeluruh, tidak hanya terhadap hasil fisik proyek revitalisasi, tetapi juga terhadap kinerja manajerial kepala sekolah.
Transparansi, tanggung jawab, dan keteladanan dinilai menjadi kunci agar sekolah yang telah menghabiskan anggaran besar tersebut tidak kehilangan esensi sebagai lingkungan belajar yang layak dan bermartabat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Sekolah SDN 007 Bagan Jawa belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi lingkungan sekolah yang menjadi sorotan tersebut.
Laporan: Alek Marzen
Editor: Redaksi















































