Ditengah Modernisasi, Masyarakat Batu Enam Bagansiapiapi Masih Merawat Tradisi Warisan Leluhur 

Redaksi

- Redaktur

Minggu, 30 November 2025 - 02:11 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAGANSIAPIAPI, BARANEWSRIAU.com |Di tengah arus modernisasi yang terus menggerus identitas lokal, masyarakat Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, justru menunjukkan keteguhan dalam merawat tradisi warisan leluhur.

Wilayah yang mayoritas dihuni warga keturunan Jawa, berpadu dengan masyarakat Melayu tempatan ini, menyimpan potret kehidupan sosial yang rukun dan bersahaja. Salah satu tradisi yang tetap terjaga adalah budaya kenduri dengan sedekah nasi bungkus.

Dalam setiap acara, baik kekah (khitanan) maupun takziah, warga tidak menghidangkan jamuan seperti lazimnya. Masyarakat memilih membagikan nasi bungkus kepada tamu dan warga sekitar sebagai bentuk sedekah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedari dulu kami dibiasakan berbagi dengan cara sederhana. Bukan soal besar kecilnya sedekah, tapi niat dan kebersamaan yang dijaga,” ujar Kusno, salah seorang tokoh masyarakat Jawa di Batu Enam, kepada baranewsriau.com, Minggu (30/11/2025).

Baca Juga :  Berikan Keamanan Warga,Personil Koramil 04-Kubu Patroli Pelabuhan.

Kehidupan sehari-hari warga umumnya bergantung pada sektor pertanian, sebagian lainnya berkebun dan berdagang kecil-kecilan. Meski demikian, kohesi sosial tetap terjaga kuat. Warga terbiasa saling membantu tanpa memandang latar belakang.

Nilai solidaritas ini juga terlihat dari kebiasaan iuran bulanan. Dana yang terkumpul digunakan untuk membantu warga yang tertimpa musibah, baik sakit maupun kematian.

“Kami tidak ingin ada orang yang merasa sendirian kalau sedang susah. Di sini, kalau satu kena musibah, semua ikut menanggung,” kata Kusno.

Gotong royong pun menjadi denyut kehidupan sosial. Baru-baru ini, warga bersama-sama membersihkan area pemakaman umum di sekitar bundaran Gong Batu Enam. Kegiatan dilakukan secara swadaya, melibatkan pemuda hingga orang tua.

Selain itu, budaya Jawa tetap terjaga melalui penggunaan bahasa Jawa halus dalam acara adat. Bahasa tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap para leluhur dan sesepuh kampung.

Baca Juga :  Diduga Tidak Netral, 2 ASN Dan Oknum ASN P3K Di Rohil Dilaporkan Ke Bawaslu.

“Bahasa itu bukan sekadar alat komunikasi, tapi etika. Di situ ada tata krama, ada ajaran untuk menghormati yang tua dan menyayangi yang muda,” tutur Kusno.

Setiap tahun, warga Batu Enam juga memperingati Malam Satu Suro dengan doa bersama dan rangkaian kegiatan adat yang dibiayai dari swadaya masyarakat.

“Ini momen untuk mengingat asal-usul dan menguatkan batin. Anak-anak muda kami libatkan supaya tahu jati dirinya,” ujarnya.

Di tengah perubahan zaman, masyarakat Batu Enam membuktikan bahwa modernitas tidak harus menghapus tradisi. Kearifan lokal justru menjadi fondasi kuat untuk menjaga persatuan dan harmoni.

Bagi warga setempat, Batu Enam bukan sekadar tempat tinggal. Ia adalah rumah sejarah, ruang budaya, dan simpul kebersamaan yang dirawat dari generasi ke generasi.

 

 

 

Penulis: Alek Marzen

Editor: Redaksi/BNc.

 

Berita Terkait

Kelompok Nelayan Putra Bersatu Terbentuk di Teluk Piyai Pesisir, Dorong Solidaritas dan Akses Bantuan Pemerintah
Antisipasi Karhutla, Personil Koramil 04/Kubu Laksanakan Patroli.
Ketua Suku Hamba Raja Kecamatan Kubu Kabupaten Rohil Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden.
Kadis PUPR Rohil: Persetujuan Substansi RTRW Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah
Tingkatkan Program Pangan, Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Petani.
Disorot Publik, Kadis Pendidikan Rohil Tinjau Langsung SDN 007 Bagan Jawa
Kepergok Mencuri Sawit, Pria Di Kubu Babussalam Diamankan Polisi.
Ada Apa dengan Kepsek SDN 017 Bagan Punak Meranti? Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:38 WIB

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:31 WIB

Lapas llA Pekanbaru Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Semangat Ikuti Senam Pagi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:34 WIB

Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Berita Terbaru