Barang Bukti Politik Uang Sudah Jelas, Dalih Intimidasi Dinilai Menguburkan Fakta.

PONIRIN

- Redaktur

Rabu, 27 November 2024 - 13:26 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Rohil – baranews, – Pernyataan Amat, yang sebelumnya ditangkap warga di Dusun Kampung 3, Desa Pujud, karena diduga membagikan uang untuk pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Afrizal Sintong – Setiawan, kini menuai sorotan tajam. Dalam klarifikasinya, Amat mengklaim bahwa dirinya diintimidasi hingga terpaksa membuat pengakuan.

Namun, pernyataan ini justru membingungkan publik. Sebelumnya, dugaan keterlibatan Amat sebagai pelaku politik uang telah disertai dengan barang bukti amplop berisi uang Rp200.000 dan kartu paslon 01, yang ditemukan warga saat kejadian. Kini, ia mengklaim bahwa pengakuannya dipaksakan.

Masyarakat Pertanyakan Konsistensi Pernyataan
Warga yang terlibat dalam penangkapan mempertanyakan sikap Amat yang dinilai tidak konsisten. Semalam, pelaku mengaku membagikan uang, namun kini berdalih dirinya dipaksa.

“Kalau memang tidak bersalah, katakan tidak sejak awal. Mengapa kemarin mengaku, sekarang bilang diintimidasi? Ini semakin menunjukkan bahwa ada ketidaksesuaian dalam pernyataannya,” ujar salah seorang warga.

Barang Bukti Tetap Ada
Meski Amat membantah, warga menegaskan bahwa barang bukti berupa amplop berisi uang dan kartu paslon 01 sudah jelas ditemukan di lokasi kejadian. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa politik uang benar-benar terjadi, terlepas dari pengakuan Amat.

“Bukan soal pengakuannya saja, ada bukti fisik yang ditemukan. Apakah itu juga mau disangkal? Jika memang tidak ada hubungan dengan paslon, semestinya tim ASEET bersikap tegas dan transparan, bukan justru berdalih,” tambah seorang tokoh masyarakat.

Tim ASEET Diminta Tidak Berdalih
Tanggapan yang disampaikan oleh Tim Pemenangan ASEET melalui Datuk Sri Nasrudin Hasan juga dianggap sebagai upaya mengalihkan isu. Alih-alih memberikan klarifikasi tegas, pernyataan yang dibuat terkesan mencoba memainkan narasi intimidasi untuk menghindari substansi dugaan politik uang.

“Jika memang tidak bersalah, tunjukkan fakta dan bukti bahwa tidak ada keterlibatan. Jangan berdalih dengan narasi intimidasi. Klarifikasi ini malah terkesan semakin berbelit dan tidak fokus pada inti masalah,” tegas seorang pengamat politik lokal.

*Desakan Transparansi dan Proses Hukum*
Kasus ini menambah sorotan terhadap integritas penyelenggaraan Pilkada Rokan Hilir. Masyarakat berharap Panwaslu dan aparat penegak hukum bertindak tegas, memproses semua pihak yang terlibat, termasuk mengungkap aktor utama di balik dugaan politik uang ini.

“Jangan ada ruang untuk politik uang. Demokrasi harus berjalan bersih. Jika memang pelaku benar diintimidasi, proses hukum akan membuktikannya. Namun, semua barang bukti yang ditemukan tidak bisa diabaikan,” pungkas seorang warga lainnya.

Baca Juga :  Danramil Bersama Kapolsek Dampingi Pengukuhan Paskibra Kecamatan Kuba.

Berita Terkait

Kelompok Nelayan Putra Bersatu Terbentuk di Teluk Piyai Pesisir, Dorong Solidaritas dan Akses Bantuan Pemerintah
Antisipasi Karhutla, Personil Koramil 04/Kubu Laksanakan Patroli.
Ketua Suku Hamba Raja Kecamatan Kubu Kabupaten Rohil Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden.
Kadis PUPR Rohil: Persetujuan Substansi RTRW Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah
Tingkatkan Program Pangan, Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Petani.
Disorot Publik, Kadis Pendidikan Rohil Tinjau Langsung SDN 007 Bagan Jawa
Kepergok Mencuri Sawit, Pria Di Kubu Babussalam Diamankan Polisi.
Ada Apa dengan Kepsek SDN 017 Bagan Punak Meranti? Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:38 WIB

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:15 WIB

Maling TV dan Elektronik di Gudang Kapten Tatang Taryono, Bogor: Apakah Ini Batas Bawah Moralitas

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:18 WIB

Disorot Publik, Kadis Pendidikan Rohil Tinjau Langsung SDN 007 Bagan Jawa

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:10 WIB

Polres Kampar, PHR, dan Sekolah Bersatu Gelorakan Green Policing

Senin, 26 Januari 2026 - 21:23 WIB

Polres Kampar Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi

Senin, 26 Januari 2026 - 19:03 WIB

RDP Komisi III DPR RI Bersama Kapolri Apresiasi Green Policing Polda Riau

Senin, 26 Januari 2026 - 00:41 WIB

Dirugikan oleh Pemberitaan dan Penyelesaian Sengketa Pers Sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:47 WIB

Komitmen Mendukung Pengembangan Potensi Bidang Olahraga Balap Motor: Kapolres Kampar Hadir

Berita Terbaru