APBD Riau Terancam Defisit Rp3,5 Triliun, Pj Sekda Taufik OH Angkat Bicara

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Selasa, 25 Maret 2025 - 01:42 WIB

50521 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru Riau. Isu defisit keuangan yang menerpa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akhirnya dijawab lugas oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Taufik Oesman Hamid. Taufik yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau menyebutkan, daerah ini berpotensi mengalami defisit anggaran hingga Rp3,5 triliun pada tahun 2025.

Menurut Taufik, potensi defisit ini muncul setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2024. Ia memaparkan, realisasi pendapatan daerah hanya mencapai 85,38 persen dari target yang ditetapkan.

“Ini menyebabkan pendapatan tidak tercapai sekitar Rp1,6 triliun lebih, yang berdampak langsung pada tunda bayar berbagai kegiatan di 2024,” jelas Taufik saat meninjau stok sembako di Gudang Bulog, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Senin (24/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut, lanjutnya, membawa efek domino ke tahun anggaran 2025. Bapenda Riau diminta melakukan simulasi ulang (exercise) atas potensi pendapatan yang diperkirakan akan turun lebih dari Rp1,3 triliun. Alhasil, pendapatan daerah tahun ini diproyeksikan hanya sekitar Rp8,2 triliun.

Baca Juga :  Wakapolda Riau Pimpin Pengamanan Aksi Damai HMI Riau di Mapolda Riau

“Penurunan terbesar terjadi di Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,1 triliun, diikuti pendapatan transfer turun Rp190 miliar lebih, dan pendapatan lain-lain juga terkoreksi,” ujarnya.

Di sisi lain, belanja daerah justru mengalami peningkatan. Selain belanja yang telah dianggarkan sebesar Rp9,5 triliun di APBD murni 2025, pemerintah juga harus menanggung tunda bayar tahun sebelumnya sebesar Rp916 miliar lebih. Ditambah lagi, tunda salur bagi hasil kabupaten/kota Rp550 miliar, beban pajak (PFK) Rp39 miliar, dan kekurangan anggaran untuk belanja pegawai sebesar Rp705 miliar.

“Kalau kita totalkan, kebutuhan belanja mencapai Rp11,7 triliun lebih. Dengan pendapatan hanya Rp8,2 triliun, maka potensi defisitnya ada di angka Rp3,5 triliun,” jelas Taufik.

Ia menegaskan, Pemprov Riau telah menyiapkan langkah efisiensi ketat. Meski begitu, pelayanan publik tetap akan menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Wakapolda Riau Ikut Musnahkan Narkoba Rp 43,9 M Hasil Tangkapan Jelang Tahun Baru

“Bapak Gubernur sudah instruksikan untuk melakukan efisiensi, tapi layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tidak boleh terganggu,” ucapnya.

Terkait kabar defisit yang hanya sekitar Rp132 miliar sebagaimana yang disebut-sebut beberapa pihak, Taufik membenarkan, namun menegaskan bahwa angka tersebut merujuk pada defisit yang tercatat di buku APBD murni 2025.

“Itu memang angka defisit formal yang tertuang dalam APBD, dan rencananya akan ditutupi dari SiLPA. Tapi persoalan besarnya adalah dampak riil dari rendahnya pendapatan 2024 yang berimbas ke 2025,” tandasnya.

Ia menyebut, Pemprov masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui besaran riil SiLPA yang bisa dimanfaatkan pada APBD Perubahan 2025.

“Kita tunggu saja berapa finalnya nanti setelah audit BPK rampung,” tutup Taufik.

( Effendi Basri).

Berita Terkait

Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga
Di Hari Lahir Pancasila, KPU Riau Tegaskan Komitmen: Jaga Suara Rakyat dengan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan
Tebar Kepedulian di Hari Raya, Kapolri & Kapolda Riau Salurkan Kurban Lewat Ponpes UAS 
Produktif di Balik Jeruji: WBP Lapas Pekanbaru Buktikan Diri Lewat Senam dan Karya Musik 
Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Masjid Baitu Rohim Sembelih 8 Ekor Sapi, Warga Bandarraya Rayakan Idul Adha 2026 dengan Semangat Gotong Royong
Mushola Baitul Makmur Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 1447 H
Kuatkan Pendidikan Riau, PLT Gubri SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri  

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung 1 Hektar, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru