Imlek dan Ramadhan 2026 Beriringan, Pemkab Kepulauan Meranti Siapkan Bazar dan Tradisi Perang Air

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:07 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau,  baranewsriau.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat koordinasi persiapan menyambut perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadhan Tahun 2026 di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti,  Kamis (15/1/2026).Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, serta dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, organisasi kemasyarakatan, perwakilan media, dan instansi terkait.

Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Imlek dan Ramadhan, seperti bazar kuliner dan tradisi perang air (Ciancoy), diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Kegiatan tersebut diprediksi melibatkan sekitar 2.500 orang, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, tukang becak, hingga pekerja sektor jasa lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kebutuhan akomodasi selama kegiatan diperkirakan mencapai sekitar 5.000 kamar hotel, penginapan, dan rumah singgah.

Berdasarkan estimasi pemerintah daerah, perputaran uang selama enam hari pelaksanaan kegiatan dapat mencapai Rp.60 miliar.

“Ini tentu menjadi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Sekda.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor mengingat lokasi kegiatan beririsan dengan sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Diponegoro, Jalan Kapini, Jalan Timon Bonjol, Jalan Maryani, hingga Jalan Merdeka.

Baca Juga :  Bupati Asmar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Meranti Tumbuh dan Kemiskinan Turun

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan budaya dan keagamaan tersebut, dengan tetap mengedepankan kerukunan dan toleransi antarumat beragama, terutama karena bertepatan dengan awal bulan Ramadhan.

“Kita ingin ekonomi Kepulauan Meranti tetap tumbuh, namun kerukunan dan ketenteraman masyarakat harus tetap terjaga,” tegas Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa tradisi perang air Ciancoy setiap tahunnya mampu menarik ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan China, serta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tercatat mencapai belasan ribu orang.

Dalam rapat tersebut, Bupati mengusulkan penataan ulang lokasi bazar Ramadhan agar lebih terpusat dan tertib, salah satunya dengan memfokuskan kegiatan di kawasan Taman Cik Puan.

Sejumlah titik rawan kemacetan, seperti di depan Hotel Furama, simpang jam, dan beberapa persimpangan utama, direncanakan untuk ditutup sementara.

“Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan, masyarakat merasa nyaman, lalu lintas tertib, dan ibadah puasa tidak terganggu,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km: Sinergi Pemkab dan Swasta

Terkait rencana pesta kembang api, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaannya akan menunggu arahan resmi dari Polri serta tidak boleh mengganggu waktu berbuka puasa, salat Maghrib, dan salat Tarawih.

Sementara itu, Kompol Detis yang mewakili Polres Kepulauan Meranti menyatakan kesiapan pihak kepolisian untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.

Pengamanan akan dilakukan secara terpadu bersama TNI AD, TNI AL, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

“Fokus pengamanan pada titik-titik rawan, khususnya saat pelaksanaan perang air di bulan puasa,” ujarnya.

Selain pengamanan, Polres juga akan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan parkir, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait pemindahan lokasi bazar dan pengaturan kegiatan.

Rapat koordinasi tersebut menyepakati bahwa seluruh rangkaian kegiatan Imlek dan Ramadhan 2026 tetap dilaksanakan dengan pengaturan lokasi, waktu, dan sistem pengamanan yang ketat serta terkoordinasi.

“Dengan kebersamaan dan saling menghormati, Insyaallah Kepulauan Meranti tetap aman, damai, dan perekonomiannya terus tumbuh,” tutup Bupati Asmar.

 

Sumber: Humas Bupati Kepulauan Meranti

(Ucok Alexander)

Berita Terkait

13 Sekolah Binaan Disdik Riau di Meranti Susun KSP Terintegrasi P4GN dan PAK
Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Aksi Berbagi Peralatan Sekolah di TK Pelita Hati Nipah Sendanu
LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Survei Awal Peninjauan Kearifan Lokal
SUKSESKAN RIAU HIJAU, TOKOH PULAU MERBAU DUKUNG KAPOLDA RIAU TUTUP PANGLONG ARANG ILEGAL
10 KADES SILATURAHMI KE LAMR MERANTI, SEPAKAT JAGA TUAH LINDUNGI MARWAH 
KONFERENSI PERS DI LAPAS SELATPANJANG, KETUA LAMR MERANTI BERI NASIHAT ADAT KE WARGA BINAAN
DATUK SERI AFRIZAL CIK: SYARAHAN SASTRA BUDAYA AGENDA TETAP LAMR MERANTI DI SEKOLAH
BUPATI ASMAR SIAP EVALUASI TARIF ANGKUT BURUH MERANTI, DORONG SOLUSI BERSAMA PENGUSAHA

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:19 WIB

Kadis Disperindag Rohil Muhammad Fauzi Tegaskan Isu Mobil Dinas Dipakai Istri Tidak Benar

Senin, 25 Mei 2026 - 13:03 WIB

Pantau Perkembangan Lahan Jagung Didua Lokasi, Polsek Kubu Perluas Pengawasan

Senin, 25 Mei 2026 - 12:56 WIB

Polsek Kubu Cek Lahan Tanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026, Berbuah Baik Dan Menjanjikan.

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Daerah, Polsek Kubu Lanjutkan Pemantauan Tanaman Jagung.

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Kubu Perluas Pemantauan Tanaman Jagung,Kawal Ketahanan Pangan Di Teluk Nilap..

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:57 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung.

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:27 WIB

Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 54,3 Gram Sabu Dan 18 Butir Ekstasi.

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:57 WIB

Polsek Bangko Aktif Kawal Program Ketahanan Pangan, Tanaman Jagung di Pekaitan Tumbuh Subur

Berita Terbaru