Jakarta, baranewsriau.com – Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, malam (28/01/2026), menerima kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, di Kantor Sekretariat Kabinet. Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis di bidang agraria dan tata ruang. Kamis (29/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tiga isu utama, yaitu:
1.Pembuatan sertifikat tanah yang hilang atau rusak secara cepat dan gratis bagi warga terdampak bencana.
2.Penertiban Hak Guna Usaha (HGU) dan perizinan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
3.Penggantian lahan masyarakat dan perizinan lahan untuk program strategis pemerintah.
“Pembuatan sertifikat tanah yang hilang atau rusak harus dilakukan secara cepat dan gratis bagi warga terdampak bencana,” ujar Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, Nusron Wahid menambahkan bahwa penertiban HGU dan perizinan lahan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara Sekretariat Kabinet dan Kementerian ATR/BPN dalam menangani isu-isu strategis di bidang agraria dan tata ruang.
Dengan demikian, diharapkan program-program strategis pemerintah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara Sekretariat Kabinet dan Kementerian ATR/BPN dalam menangani isu-isu strategis di bidang agraria dan tata ruang.
Sumber: Setkab RI.
(Ros.H)
















































