Proyek Ketapang di Bagan Jawa Terindikasi Korupsi, Keterlibatan Pj Penghulu Dalam Pengelolaan Anggaran Jadi Pertanyaan Besar

Redaksi

- Redaktur

Kamis, 18 September 2025 - 09:53 WIB

50459 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, BaraNewsRiau.com |Proyek ketahanan pangan (Ketapang) tahun 2025 di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, menjadi sorotan publik.

Program yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep) ini diduga kuat tidak dijalankan sesuai rencana awal, bahkan terindikasi adanya penyalahgunaan anggaran.

Proyek Ketapang yang berfokus pada penggemukan kambing ini diduga tidak mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi sementara, BUMKep Bagan Jawa mendapatkan kucuran dana tahap pertama senilai Rp145 juta, hanya menggunakan sebagian kecil dana tersebut.

Dari total anggaran yang diterima, hanya Rp30 juta yang digunakan untuk membangun kandang dan sisanya untuk membeli 24 ekor kambing. Jumlah ini jauh dari harapan dan menimbulkan kecurigaan publik.

Baca Juga :  Personil Koramil 04/Kubu Intensifkan Patroli Siskamling Dan Pengendara Malam.

“Ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana BUMKep memicu asumsi liar di kalangan masyarakat, terindikasi adanya mark-up,” ujar salah seorang warga, Rabu (17/09/2025).

Lebih lanjut, keterlibatan Pj. Penghulu Bagan Jawa dalam pengelolaan dana BUMDes yang nilainya fantastis juga menjadi pertanyaan besar.

Sejumlah pihak mendesak agar program Ketapang di Kepenghuluan Bagan Jawa diperiksa secara menyeluruh. Salahsatunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) Rokan Hilir yang menyatakan keprihatinan atas kasus ini dan meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan.

“Kami meminta Kejaksaan dan Kepolisian untuk serius menangani kasus ini dan tidak membiarkan penyalahgunaan dana desa terjadi tanpa konsekuensi,” kata Ketua LSM TOPAN RI Rohil Yusaf Hari Purnomo.

Menurut Yusaf akrab di sapa Arie Black, Dana desa adalah uang rakyat. Pengelolaannya harus transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Sukseskqn program Han pangan,Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi petani.

“Kami meminta agar kasus ini diusut hingga tuntas,” Tegas dia.

Peringatan bagi Desa-Desa Lain

Kasus ini menjadi peringatan bagi desa-desa lain agar lebih berhati-hati dalam mengelola Bumdes/Bumkep. Transparansi anggaran dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan adalah kunci untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Diharapkan, kasus di Bagan Jawa ini dapat segera mendapat titik terang demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan bertanggung jawab.

Hingga berita ini dipublikasikan, Direktur BUMKep Bagan Jawa dan Pj. Penghulu Bagan Jawa masih diam dan enggan memberikan tanggapan.

Keduanya terkesan bungkam, mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. (AM).

 

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Kelompok Nelayan Putra Bersatu Terbentuk di Teluk Piyai Pesisir, Dorong Solidaritas dan Akses Bantuan Pemerintah
Antisipasi Karhutla, Personil Koramil 04/Kubu Laksanakan Patroli.
Ketua Suku Hamba Raja Kecamatan Kubu Kabupaten Rohil Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden.
Kadis PUPR Rohil: Persetujuan Substansi RTRW Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah
Tingkatkan Program Pangan, Babinsa Koramil 04/Kubu Dampingi Petani.
Disorot Publik, Kadis Pendidikan Rohil Tinjau Langsung SDN 007 Bagan Jawa
Kepergok Mencuri Sawit, Pria Di Kubu Babussalam Diamankan Polisi.
Ada Apa dengan Kepsek SDN 017 Bagan Punak Meranti? Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:38 WIB

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:31 WIB

Lapas llA Pekanbaru Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Semangat Ikuti Senam Pagi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:34 WIB

Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Berita Terbaru