Polda Riau Diminta Usut Dalang Berita Hoaks tentang Skandal BBM

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Senin, 1 September 2025 - 16:14 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, baranewsriau.com – Polemik pemberitaan dugaan skandal mafia BBM subsidi di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau, terus berlanjut. Setelah sebelumnya awak media mengalami intimidasi, kini muncul serangan balik berupa tuduhan bahwa pemberitaan tersebut adalah hoaks. Lebih jauh lagi, fitnah personal turut diarahkan kepada jurnalis tersebut, dengan menyeret isu penyakit serta masalah pribadi yang tidak relevan dengan kasus.

Terkait hal tersebut diatas Sri Imelda, Sukma dan Rahmawati mendatangi Polda Riau melaporkan beberapa media dan salah satu akun tiktok dan Facebook, yang memberitakan tentang mereka dugaan fitnah dan mengarah pada pribadinya. Kamis (28/8/2025), didampingi Aliansi Media Indonesian (AMI).

Mereka meminta Polda Riau menindaklanjuti laporan ini dan mengusut tuntas siapa dalang di balik berita hoaks tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ismail menambahkan bahwa AMI mengecam tindakan jurnalis yang mengkriminalisasi sesama jurnalis dan permasalahan ini harus tuntas secara hukum.

Baca Juga :  HUT Ke-10 LSM BARA-API Gelar Berbagi Berkah dan kunjungi Anak Yatim - Piatu di Panti Asuhan Al Ikhlas

“Bagi media yang tidak memiliki badan hukum, kami tidak akan memberikan hak jawab. Namun bagi media resmi berbadan hukum, hak jawab tetap kami lakukan hal tersebut sesuai Undang-Undang Pers,” tegasnya.

Sekjen AMI, Idam Lanun, menyampaikan dukungan penuh terhadap Sri Imelda dan berjanji mendampingi secara langsung proses hukum ini.

“Kami menegaskan bahwa pemberitaan harus menjunjung kode etik jurnalistik. Saya akan mendampingi secara langsung ibu Sri Imelda, Sukma, dan Rahmawati, dari awal hingga akhir proses hukum ini berlangsung, dan tuntas secara hukum yang berlaku di NKRI,” ujarnya.

Keluarga Sri Imelda juga mendukung langkah hukum ini.

“Pemberitaan fitnah ini sudah jauh dari norma jurnalistik, dan tidak ada mengedepankan sebagai seorang jurnalistik, disini kelihatan sekali ada unsur ketidaksenangan dengan pribadi adek saya,” tegas Vebi Antoni, mewakili pihak keluarga Sri Imelda.

Tim kuasa hukum Sri Imelda, Sukma, dan Rahmawati menyatakan bahwa mereka akan menempuh jalur hukum untuk melaporkan seluruh media, akun medsos baik TikTok maupun Facebook yang diduga melakukan kriminalisasi terhadap klien kami tanpa terkecuali.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Lambannya Pelayanan Bapenda Pekanbaru

“Kami tim kuasa hukum akan melaporkan seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini hingga tuntas dan klien kami juga akan sesegera mungkin melaporkan dugaan skandal mafia BBM subsidi di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau, kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan hal tersebut baik Kepolisian ataupun BUMN yang memiliki kewenangan terhadap permasalahan tersebut,” tutup Jaka Marhaen, S.H.

Dengan adanya laporan resmi ini, Aliansi Media Indonesia (AMI) dan masyarakat yang rindu akan penegakan hukum yang berkeadilan menunggu langkah Polda Riau untuk menindaklanjuti dan membongkar siapa pion siapa dalang dalam berita hoaks yang menyangkut marwah pers sekaligus perlindungan terhadap jurnalis dari upaya intimidasi, fitnah, dan pencemaran nama baik dan kriminalisasi.

(Ros.H)

Berita Terkait

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional
Lapas llA Pekanbaru Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Semangat Ikuti Senam Pagi
Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 
Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga
Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana
Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:38 WIB

Pendidikan Cemerlang: SMAN 9 Pekanbaru Raih Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:31 WIB

Lapas llA Pekanbaru Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Semangat Ikuti Senam Pagi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:34 WIB

Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Berita Terbaru