Oknum TNI dan Bigbos Ilegal Loging (Ipat) Lakukan Penyekatan Brutal Kepada Anggota Sendiri

SRI IMELDA

- Redaktur

Kamis, 21 Desember 2023 - 23:55 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Baranewsriau.com – Diduga penyekatan warga desa tanah merah secara brutal yang di lakukan oleh oknum anggota TNI Inisial NND dan Bigbos Ilegaloging Ipat, menyalahi prosedur dan melawan hukum

Telah terjadi tindak pidana Penyekapan dan penahanan di dalam gudang kayu Olahan hasil Ilegal loging di rawa bening,

Menurut korban inisial YS yang merupakan warga desa tanah merah kecamatan siak hulu Kabupaten Kampar, ia selaku supir lansir kayu pecahan yang diduga hasil penebangan hutan lindung atau penampung hasil ilegal panggil saja Ipat bos, ia kecewa dan tertekan mental atas prilaku yang di lakukan bos tempat dia sendiri bekerja dan kawanannya oknum TNI inisial NND, selain di pres dengan pukulan oleh oknum TNI NND, korban juga kecewa atas prilakuan bigbos ilegal loging panggil saja Ipat nama akrabnya yang ikut serta bersama sama melakukan penyekapan dan merampas hak milik anggota dia sendiri berupa Henpone milik inisial YS selaku buruh supir mobil milik Ipat tersebut, sehingga sang istri menghempiaskan tangisannya di depan wartawan (tim) dengan penuh kesal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyekatan terjadi diperkirakan pada akhir bulan Nopember 2023, ucap istri korban inisial R, sekira pukul 20.00 wib malam di rumahnya.

Baca Juga :  Keluarga Besar Jawa Tengah DPD Pelalawan. Adakan Rapat Rutin

Istrinya sedikit ceritakan persoalan saat mobil truk pelansir kayu ilegaloging milik bigbos bernama Ipat di rampas oleh 5 orang colektor yang tidak di kenal korban, dengan alasan dirinya di hampiri oleh 5 orang mengaku Colektor

Sudah jatu ditipa tangga lagi, begitulah nasib yang dialami oleh buruh supir inisial YS tersebut dengan menghidupi 4 anak anak dan istrinya, ia juga meneteskan air mata di depan wartawan muaramars.com (tim), seroya berkata ” Toh selain dirinya di sekap dan dipres, YS mengaku bahwa bigbos dan pengawalnya dari oknum TNI inisial NND tersebut juga menelantarkan korban yang berkedok supir tersebut tampa di beri makan, lebih kurang 4 hari, ucap koraban YS

Dan istrinya mendatangi gudang Ipat ( Bigbos ) Kayu Ilegal loging tersebut, ahirnya korban selamat namun telpone seluler miliknya ditahan, dan makan atas belas kasihan oleh orang gudang kayu olahan milik Ipat, karena rekanannya kasihan, gaji diduga hasil ia bekerja di gudang di duga Ilegal loging tersebut yang juga makan gaji dan membelikan nasi bungkus untuk korban penyakapan saat itu, sementara anak dan istri korban cemas dan kwatir akibat suami selama 4 hari tidak ada kabar berita dan pulang kerumah,

Baca Juga :  Kapolda Riau Turut Berduka Cita Atas Tragedi Ojol di Jakarta

Setelah sang suami pulang dari penyekapan tangan Oknum TNI inisial NND dan bigbos Ilegal loging Ipat nama akrabnya merupakan Mapia ilegal, baru istri dapat kabar dari suaminya, bahwa dirinya di sekap di gudang kayu olahan diduga ilegal milik Haji Ipat

dan kayu yang di tumpukan di gudang berlokasi di rawa bening kota pekanbaru tersebut tersebut juga di gunakan untuk pembuatan konsen pintu rumah dan lain lain,

Korban katakan penyekapan terhadap dirinya di tempat ia bekerja yang di lakukan oleh NND Oknum TNI selaku Pengawal kayu Ilegal Loging milik Haji Ipat,

Saat di konfirmasi bigbos Ilegal Loging bernama Ipat ke no WhatsApp pribadinya No 0852-6599-8xx7, terkait penyekapan di gudang miliknya itu, ipat membenarkan itu ada dan itu sudah lama kejadiannya pak jelas ipat kepada tim wartawan. saat di tanyakan atas oknum TNI inisial NND yang mengawal kayu pecahan ia punya tersebut, ipat katakan sudah saya keluarkan pak, dia bukan kita pakai lagi jelas Haji Ipat ( Bos ) Gudang kayu olahan diduga Ilegal Loging hasil dari penumbangan kayu hutan lindung, Nauzubillaminzalik (MM)

Bersambung Jilid II

(tim pantang menyerah)

Berita Terkait

Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 
Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga
Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana
Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat
Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru
Kejati Riau Berikan Edukasi Anti Kekerasan Seksual di SMAN Plus Provinsi Riau 

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:00 WIB

Kejati Riau Berikan Edukasi Anti Kekerasan Seksual di SMAN Plus Provinsi Riau 

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:00 WIB

Lapas Pekanbaru Panen Sayur Pak Coy, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas 2026

Berita Terbaru