Maling TV dan Elektronik di Gudang Kapten Tatang Taryono, Bogor: Apakah Ini Batas Bawah Moralitas

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:15 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, baranewsriau.cim – Sebuah kasus pencurian terjadi di gudang Kapten Tatang Taryono di Jalan Dharmais, Desa Cimandala, Kabupaten Bogor. Gudang yang juga digunakan sebagai tempat nonton bareng (Nobar) masyarakat dan lapangan badminton gratis ini menjadi sasaran maling. Kamis (29/01/2026).

Menurut keterangan, gudang tersebut juga dilengkapi dengan toilet untuk kenyamanan pengunjung. Namun, keamanan gudang tampaknya tidak terjamin, sehingga menjadi sasaran empuk bagi maling.

Yang menarik, gudang ini digunakan untuk kegiatan positif masyarakat, seperti Nobar dan olahraga badminton, tanpa dipungut biaya.

Ini menunjukkan bahwa gudang tersebut bukan hanya milik pribadi, tetapi juga digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Kasus pencurian ini menjadi pertanyaan, apakah pelaku pencurian ini melakukan aksinya karena kebutuhan ekonomi ataukah karena faktor lain. Apapun alasannya, pencurian tetaplah tidak dapat dibenarkan.

“Andaikan barang yang dicuri itu untuk membiayai keluarganya yang selalu menahan lapar, saya ikhlas. Tapi ko pake Motor dan Mobil?” ujar salah seorang warga.

Pemilik gudang, Kapten Tatang Taryono, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap potensi pencurian di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga :  Zulpakar sebut kebun plasma PT JJP bukan "warisan keluarga" pengurus koperasi

Pihak kepolisian telah diminta untuk menginvestigasi kasus pencurian ini dan mencari pelaku yang bertanggung jawab. Masyarakat setempat berharap agar pelaku pencurian dapat ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di masa depan dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Jika Anda memiliki informasi tentang pelaku pencurian ini, silakan berbagi informasi tersebut kepada pihak berwajib. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

 

Sumber: Kapten Tatang

(Ros.H)

Berita Terkait

Kasat Lantas Polres Kampar Pimpin Jumat Berkah, Sentuh Hati Pengguna Jalan
Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 
Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga
Ketua Suku Hamba Raja Kecamatan Kubu Kabupaten Rohil Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden.
Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Pelaku Pencurian Modus Ganjal ATM di Tangkap Sat Reskrim Polres Dumai di Sumatera Utara
Kadis PUPR Rohil: Persetujuan Substansi RTRW Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:00 WIB

Kejati Riau Berikan Edukasi Anti Kekerasan Seksual di SMAN Plus Provinsi Riau 

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:00 WIB

Lapas Pekanbaru Panen Sayur Pak Coy, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas 2026

Berita Terbaru