M. Rozali Bersyukur Jalan Desa Sadar Jaya Mulai Diperkeras, Warga Harap Pembangunan Berlanjut

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:56 WIB

50430 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sadar Jaya-Siak, baranewsriau.com – Setelah bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak berat, akses jalan utama Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, akhirnya mulai diperkeras pada tahun ini. Selasa (9/12/2025).

Pengerjaan tersebut disambut rasa syukur oleh masyarakat, namun sekaligus menjadi pengingat penting agar pembangunan infrastruktur desa tidak berhenti di tahap awal.

Ruas jalan sepanjang ±5 kilometer yang menghubungkan Desa Sadar Jaya menuju Desa Muara Dua selama ini menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jalan yang sebelumnya masih berupa tanah mentah, berlubang, dan becek saat musim hujan kerap menghambat mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga akses layanan dasar.

Tokoh masyarakat Desa Sadar Jaya, Rohim dan Uyut Suyut, menyebutkan bahwa perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan warga.

Menurut mereka, kerusakan jalan telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan berarti.

“Setelah sekian lama rusak berat, akhirnya tahun ini ada pengerasan lanjutan. Ini tentu sangat disyukuri masyarakat,” ujar Rohim.

Keduanya menilai dimulainya pengerasan jalan menjadi indikator awal keseriusan pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan infrastruktur desa, khususnya wilayah penghasil komoditas.

Desa Sadar Jaya dikenal sebagai salah satu sentra produksi pertanian dan perkebunan di Kecamatan Siak Kecil. Komoditas yang dihasilkan warga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah.

Namun, kontribusi tersebut selama ini dinilai belum sebanding dengan kualitas infrastruktur dasar yang dinikmati masyarakat.

Jalan rusak berdampak langsung pada meningkatnya biaya distribusi hasil panen, risiko kecelakaan, serta menurunnya kualitas hidup warga.Tokoh muda Desa Sadar Jaya, M. Rozali, S.E., yang akrab disapa Wak Atong, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pengerasan lanjutan jalan tersebut.

Baca Juga :  KOPRI PKC PMII Riau Gelar Gema Sholawat Nariyah & Doa Bersama dalam Momentum Peringatan Harlah KOPRI ke-58 Tahun.

Saat ditemui di lokasi bersama Robby Marta, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bukit Batu, Rozali menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang masyarakat.

“Kami bersyukur pengerasan lanjutan akhirnya terwujud tahun ini. Selama ini, jalan ini tidak hanya rusak, tetapi juga belum sepenuhnya diperlakukan sebagai infrastruktur publik yang layak,” ujar Rozali, Sabtu (9/12/2025).

Meski demikian, ia menekankan bahwa rasa syukur tersebut harus dibarengi dengan pengawalan agar pembangunan tidak berhenti di tengah jalan.

Warga mengungkapkan bahwa peningkatan jalan Desa Sadar Jaya telah berulang kali diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Namun, realisasi baru terlihat pada penghujung tahun ini dalam bentuk pengerasan lanjutan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait sinkronisasi perencanaan, distribusi anggaran, serta penentuan skala prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bengkalis.

“Jika desa yang jelas-jelas menjadi penyumbang komoditas terus tertinggal infrastrukturnya, maka kebijakan pembangunan perlu dievaluasi agar lebih adil dan tepat sasaran,” tegas Rozali, Sabtu (9/12/2025).

Perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan Desa Sadar Jaya dinilai menguat seiring adanya peninjauan lapangan serta penyampaian aspirasi warga ke ruang publik oleh tokoh lokal dan elemen desa.

Kepala Dusun Desa Sadar Jaya, Jundan Santoso dan Daman Rahman, menilai langkah tersebut sebagai hasil dari kesadaran kolektif masyarakat dalam memperjuangkan hak atas infrastruktur yang layak.

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Siak Kecil Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Gubernur & Wakil Gubernur Riau Masa Bakti 2025-2030

“Tekanan publik yang disampaikan secara terbuka dan konstruktif menjadi salah satu faktor pendorong masuknya ruas jalan ini ke dalam agenda pembangunan,” ujar mereka.

Bagi warga, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kehadiran negara hingga ke tingkat desa.

Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Asep Setiawan, A.Md., Komisi II dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai dimulainya pengerasan jalan Desa Sadar Jaya sebagai hasil dari desakan kolektif masyarakat melalui jalur formal dan aspirasi publik.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi indikator awal pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok Bengkalis, namun perlu pengawalan berkelanjutan.

“Ini langkah awal yang baik, tetapi harus dikawal bersama. Jangan sampai berhenti di pengerasan saja, sementara kebutuhan pengaspalan dan peningkatan kualitas jalan masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Meski pengerasan lanjutan telah berjalan, masyarakat Desa Sadar Jaya berharap pemerintah daerah menyusun peta jalan pembangunan yang jelas dan terukur, termasuk kepastian pengaspalan penuh pada tahun anggaran 2026.

Bagi warga, keberlanjutan pembangunan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut hak dasar atas infrastruktur publik yang adil, berkelanjutan, dan sepadan dengan kontribusi desa terhadap ekonomi daerah.

“Kami bersyukur, tapi juga berharap pembangunan ini tidak berhenti di sini,” tutup Rozali.

Bagi Desa Sadar Jaya, pengerasan jalan tahun ini menjadi titik awal harapan.

Namun, konsistensi kebijakan dan keberlanjutan pembangunan akan menjadi penentu apakah harapan tersebut benar-benar terwujud atau kembali tertunda.

 

(Ibrahim, C.BJ., C.EJ.)

Berita Terkait

Hari ke-5 Ops Keselamatan LK 2026, Satlantas Polres Siak Sosialisasi di Satpas SIM Perawang
Polisi Lakukan Penyelidikan: Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Minas
Personel TNI–Polri dan Elemen Masyarakat Turun Tangan, Karya Bakti “TNI Zero Waste” Bersihkan Siak dari Tumpukan Sampah
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DJP Riau Teken MoU Pelayanan Perpajakan di Mal Pelayanan Publik
Personel Polsek Koto Gasib, Polda Riau  Gotong Royong Hari ke Empat, Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut
Dana Pinjaman Pensiunan ASN Diduga Dikuasai Oknum Pegawai Kantor Pos, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Dari Perawang untuk Negeri: PC KB-FKPPI Siak dan Relawan MTP Antar Harapan ke Tiga Provinsi
Pastikan Aman Hingga Malam Tahun Baru, Kapolres Siak Pantau Ibadah di Dua Gereja

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:13 WIB

Pimpin Rapat Pengusutan Kasus Gajah Dibunuh, Kapolda: Penyelidikan Dilakukan Secara Ilmiah 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:07 WIB

Peran Aktif dan Kekompakan Warnai Pertemuan Rutin DWP Lapas Pekanbaru

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:55 WIB

APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:35 WIB

Peran Strategis Pemerintah Desa dalam Menyiapkan Generasi Emas Desa yang Unggul dan Berkarakter

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:38 WIB

Bangkai Gajah di Pelalawan ditemukan karena dibunuh, Polda Riau Beri Penjelasan dalam Konferensi pers 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:17 WIB

Unilak dan Polda Riau Tandatangani MoU tentang Implementasi Green Policing

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:35 WIB

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gandeng DLHK, Warga Binaan Dibekali Penyuluhan Pengelolaan Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:45 WIB

Gerak Sehat dari Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Senam Bersama

Berita Terbaru