BARANEWSRIAU.com | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, H. Muhammad Nur Hidayat, SH., MH., merespons serius sorotan publik terkait kondisi lingkungan SDN 007 Bagan Jawa yang dinilai jorok dan kumuh.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil akan turun langsung ke lapangan guna melakukan peninjauan serta evaluasi terhadap pengelolaan lingkungan sekolah tersebut.
Muhammad Nur Hidayat menyampaikan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mutu layanan pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah harus menjadi ruang belajar yang sehat, nyaman, dan mampu membentuk karakter peserta didik, termasuk menanamkan budaya hidup bersih dan disiplin sejak dini.
“Kami sudah menerima informasi dan masukan dari berbagai pihak. Dalam waktu dekat, kami akan turun langsung ke SDN 007 Bagan Jawa untuk melihat kondisi di lapangan serta memastikan langkah perbaikan yang diperlukan. Lingkungan sekolah yang bersih dan tertata merupakan keharusan,” tegasnya, baru baru ini.
Ia menambahkan, pascarevitalisasi bangunan sekolah dengan dukungan anggaran pemerintah, pengelolaan lingkungan seharusnya menjadi perhatian serius pihak sekolah.
Kepala sekolah memiliki tanggung jawab manajerial untuk menggerakkan seluruh unsur sekolah agar menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan.
Selain itu, Muhammad Nur Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan media massa yang telah menjalankan fungsi kontrol sosial dengan baik. Menurutnya, pemberitaan yang disampaikan secara faktual dan berimbang merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir.
“Kami mengapresiasi peran media yang telah menyampaikan kondisi di lapangan. Ini merupakan bagian dari kontrol sosial yang konstruktif dan sangat membantu pemerintah dalam melakukan pembenahan. Kritik dan masukan seperti ini penting demi kemajuan pendidikan di Rohil,” ujarnya.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil terbuka terhadap masukan dari masyarakat maupun media, serta berkomitmen melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap satuan pendidikan yang dinilai belum menjalankan tata kelola sekolah secara optimal.
“Tujuan kita sama, demi terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan layak bagi anak-anak kita. Pendidikan yang bermutu harus ditopang oleh lingkungan yang tertata dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Laporan: Alek Marzen
Editor: Redaksi
















































