Inilah Wajah Pemerintah Provinsi Riau, Abaikan Nasib Pasien Anak-Anak

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Jumat, 13 Desember 2024 - 02:40 WIB

50549 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU —– Ismail Sarlata Putra asli Rokan Hilir sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, sungguh sesalkan sikap drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad.

” Sebagai putra asli Rokan Hilir Provinsi Riau, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP-AMI), sungguh sangat menyesalkan sikap drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad. ” ucap Ismail Sarlata pada media, Jum’at (13/12/2024)

Kekesalan tersebut disampaikan, dimana drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad. Tidak memberikan respon dan/atau jawaban apapun saat diberitahukan keadaan Najua Nabila Agustina sosok anak gadis berusia 11 Tahun pasien yang sedang terbaring tidak berdaya di RS Madani setelah menjalani rujukan dari RSUD Praptomo Bagansiapiapi Rokan Hilir dan harus di rujuk di RSUD Arifin Ahmad dikarenakan fasilitas di RSUD Madani tidak memadai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya Ismail Sarlata berusaha menghubungi drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad untuk membantu Najua Gadis kecil berusia 11 tahun untuk dapat dirujuk di RSUD Arifin Ahmad yang berlokasikan Jl. Diponegoro No.2, Sumahilang, Kec. Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau 28156 via whatsapp pribadinya. Kamis (12/12/2024) dari pukul 21.38 WIB sampai Jum’at (13/12) dini hari tidak mendapatkan jawaban apalun, dan bahkan saat dihubungi via telp whatsapp dirijek oleh dirinya langsung

Baca Juga :  Kapolda Riau Jenguk Wakapolres Kuansing yang Ditabrak Pebalap saat Bubarkan Balap Liar

Masih dihari yang bersamaan (Kamis, 12/12) malam, diperoleh Informasi dari narasumber yang dapat dipercaya bahwa RSUD Arifin Ahmad diduga masih memiliki 1 (satu) ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) yang merupakan ruangan perawatan intensif untuk anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus di RSUD Arifin sebelum pukul 23.00 WIB dan saat ini sudah dibooking oleh pihak rumah sakit lainnya. beber Ismail Sarlata

Najua (11) adalah pasien BPJS kelas dua yang di rujuk dari RSUD Praptomo Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir, jelas Ismail Sarlata yang menyampaikan status pasien BPJS.

Saat ini (Jum’at, 13/12/2024), keluarga pasien pasrah kepada Tuhan menunggu makhluk ciptaan Tuhan untuk memberikan rasa kasihan kepada Najua anak gadis berusia 11 tahun ini dari Pemerintah Provinsi Riau untuk memperhatikan nasib Najua yang tidak memperoleh hak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dari RSUD Arifin Ahmad.

Baca Juga :  Dekan FEB UNILAK Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pelaksanaan MUSDA IKA FEB UNILAK 2025

Dipenghujung Ismail Sarlata juga menyesalkan Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG selaku Direktur RSUD Arifin Ahmad sebagai Putri asli Melayu yang terkesan mengabaikan nasib seorang anak, yang tidak bisa memberikan kebijakan terbaik untuk Najua demi mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik di RSUD Arifin Ahmad dengan kekuatan yang ia miliki sebagai Direktur. Dan meminta, Abdul Wahid -SF Hariyanto Gubernur Riau terpilih nantinya segera mencopot Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Arifin Ahmad yang diduga tidak memiliki hati nurani terhadap anak-anak, sementara Rasulullah S.A.W sangat mencintai anak-anak dan nasib yang menimpa Najua gadis berusia 11 Tahun ini menunjujkan wajah buruk Pemerintah Provinsi Riau terhadap anak-anak yang seharusnya memiliki hak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik namun diabaikan….. (Bersambung)

Sumber : DPP AMI

Berita Terkait

Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 
Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga
Bakti Kesehatan: Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana
Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat
Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru
Kejati Riau Berikan Edukasi Anti Kekerasan Seksual di SMAN Plus Provinsi Riau 

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

Gelar Jumat Curhat Polda Riau di Polsek Sukajadi, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Pelatihan Keselamatan Lancang Kuning 2026: Kapolresta Pimpin Langsung 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Doa Bersama dan Mulai Pembangunan Jembatan Presisi di Rumbai: Polri Menjawab Keluhan Warga

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:56 WIB

Tim Penkum Kejati Riau Turun Langsung, Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMA Cendana

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kapolda Riau Pimpin Langsung: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba, 12 Polisi Nakal di Pecat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:00 WIB

Kejati Riau Berikan Edukasi Anti Kekerasan Seksual di SMAN Plus Provinsi Riau 

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:00 WIB

Lapas Pekanbaru Panen Sayur Pak Coy, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas 2026

Berita Terbaru