Peran Strategis Pemerintah Desa dalam Menyiapkan Generasi Emas Desa yang Unggul dan Berkarakter

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:35 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  baranewsriau.com – Indonesia sedang menuju tahun 2045 – satu abad kemerdekaan. Banyak yang menyebutnya Indonesia Emas. Tetapi kita harus jujur, Indonesia Emas tidak akan lahir dari kota semata. Indonesia Emas akan lahir dari desa. Sabtu (7/02/2026).

Hari ini lebih dari 70 ribu desa menjadi tempat tumbuhnya anak-anak bangsa. Mereka bukan sekadar statistik kependudukan, mereka adalah masa depan negara.

Anak desa hari ini adalah pemimpin Indonesia besok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, pembangunan desa tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan jalan, talud, dan kantor desa. Infrastruktur penting, tetapi karakter manusia jauh lebih penting.

Pemerintah desa memiliki posisi yang sangat strategis karena ia adalah pemerintahan yang paling dekat dengan rakyat.

Kepala desa adalah pemimpin yang mengenal langsung warganya, tahu kondisi keluarganya, tahu anak-anaknya, bahkan tahu mimpi mereka. Kedekatan inilah yang tidak dimiliki pemerintah pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergi Antar-APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Kejari Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru

Tantangan desa hari ini tidak lagi hanya kemiskinan.

Kita menghadapi persoalan yang lebih serius: rendahnya literasi, pernikahan usia dini, anak putus sekolah, kecanduan gawai, hingga hilangnya arah dan harapan hidup pada sebagian generasi muda. Jika ini dibiarkan, bonus demografi yang kita banggakan justru bisa berubah menjadi beban demografi.

Karena itu pemerintah desa harus mengambil peran baru, bukan sekadar administrator pemerintahan, tetapi sebagai pembina peradaban masyarakat.

Desa harus menjadi ruang pendidikan karakter.

Dana Desa harus dipandang sebagai investasi masa depan.

Sebagian harus diarahkan pada pendidikan nonformal, rumah baca, pelatihan keterampilan pemuda, penguatan keluarga, pencegahan stunting, dan pengembangan ekonomi produktif generasi muda melalui KOPDES MERAH PUTIH dan BUMDes.

Desa tidak cukup hanya membangun fisik, desa harus membangun manusia.

Baca Juga :  Perkuat Persaudaraan Antar Umat Beragama dan Nilai Kebangsaan, Kapolda Riau Hadiri Kebaktian Kebangunan Rohani di Sport Centre Riau

Kita ingin melahirkan generasi desa yang bukan hanya pintar, tetapi juga berkarakter: berakhlak, mandiri, kreatif, mencintai budaya, dan mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan jati diri.

RAKERNAS APDESI MERAH PUTIH menjadi momentum untuk menguatkan gerakan bersama: Desa Mendidik. Desa yang melindungi anak, menguatkan keluarga, menggerakkan literasi, dan membuka ruang kreativitas pemuda.

Jika desa berhasil menyiapkan generasi unggul, maka Indonesia tidak perlu takut menghadapi masa depan. Sebab masa depan bangsa sesungguhnya sedang tumbuh di desa-desa.

Membangun desa bukan hanya membangun wilayah.

Membangun desa berarti membangun manusia.

Dan ketika manusia desa kuat, Indonesia akan benar-benar menjadi bangsa yang besar.

 

A. Anwar sadad, S.H.

Ketua Umum APDESI Merah Putih

Rakernas APDESI Merah Putih

 

Sumber: DPP AKPERSI Pusat

(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Berita Terkait

Solidaritas AKPERSI Sumut: Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Jelang Ramadhan
Pimpin Rapat Pengusutan Kasus Gajah Dibunuh, Kapolda: Penyelidikan Dilakukan Secara Ilmiah 
Presiden Prabowo Hadir: MUI Pilar Stabilitas dan Ketenangan Bangsa
Peran Aktif dan Kekompakan Warnai Pertemuan Rutin DWP Lapas Pekanbaru
APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat
Presiden Prabowo dan PM Australia Tandatangani Perjanjian Keamanan Bersama
Bangkai Gajah di Pelalawan ditemukan karena dibunuh, Polda Riau Beri Penjelasan dalam Konferensi pers 
Unilak dan Polda Riau Tandatangani MoU tentang Implementasi Green Policing

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:13 WIB

Pimpin Rapat Pengusutan Kasus Gajah Dibunuh, Kapolda: Penyelidikan Dilakukan Secara Ilmiah 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:07 WIB

Peran Aktif dan Kekompakan Warnai Pertemuan Rutin DWP Lapas Pekanbaru

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:55 WIB

APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:35 WIB

Peran Strategis Pemerintah Desa dalam Menyiapkan Generasi Emas Desa yang Unggul dan Berkarakter

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:38 WIB

Bangkai Gajah di Pelalawan ditemukan karena dibunuh, Polda Riau Beri Penjelasan dalam Konferensi pers 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:17 WIB

Unilak dan Polda Riau Tandatangani MoU tentang Implementasi Green Policing

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:35 WIB

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gandeng DLHK, Warga Binaan Dibekali Penyuluhan Pengelolaan Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:45 WIB

Gerak Sehat dari Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Senam Bersama

Berita Terbaru